Jalan Nasional banyak lubang, Bupati Banjarnegara Galakkan Gerakan Jumat Tambal Jalan

Aksi Jumat bersih mungkin sudah popular di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau di lingkungan pemerintahan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
 Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memantau pekerjaan penambalan jalan yang berlubang di wilayah kota Banjarnegara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Aksi Jumat bersih mungkin sudah popular di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau di lingkungan pemerintahan.

Jumat pagi biasa dimanfaatkan para pegawai untuk berolahraga kemudian bersih-bersih lingkungan.

Lain halnya Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono yang justru memilih menjadwalkan hari khusus itu untuk menambal jalan.

Budhi Sarwono menggalakkan aksi Jumat Nambal Jalan dengan menggandeng Forkompinda dan instansi terkait di Banjarnegara.

Budhi memang tengah menggiatkan penambalan jalan nasional yang berlubang di wilayah Banjarnegara. Aksinya ini tak lepas dari banyaknya masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan nasional berlubang di Banjarnegara.

Hari ini, Jumat (22/2), melalui gerakan aksi Jumat Nambal Jalan, Budhi melanjutkan penambalan jalan nasional berlubang dari Semampir hingga perempatan pasar wage Banjarnegara sepanjang kurang lebih 2 kilometer.

Sesuai namanya, gerakan atau aksi Jumat Nambal Jalan ini akan dilaksanakan setiap hari Jumat.

“Keluhan kondisi jalan nasional yang hancur dan berlubang sedang kami urus terus ke Bina Marga. Namun karena memerlukan proses serta jadwal waktu, kami berinisiatif menambalnya agar tak membahayakan pengendara,” katanya

Langkah ini dia ambil sebagai respon cepat terhadap protes warga yang mempermasalahkan kerusakan jalan nasional.

Ini juga untuk mengantisipasi agar jalan tidak bertambah rusak akibat hujan, sehingga bisa membahayakan pengguna jalan.

Keluhan masyarakat, kata dia, disampaikan melalui berbagai media, mulai sms, media sosial hingga media massa.

Perbaikan jalan nasional ini mestinya me njadi tanggung jawab pemerintah pusat.
Pihaknya pun telah melaporkan masalah tersebut kepada pemerintah terkait agar ditindaklanjuti.

Tetapi penanganan kerusakan jalan nasional ini tentunya membutuhkan waktu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved