Ternyata Ini Alasan Satgas Antimafia Bola Belum Menahan Joko Driyono

Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sudah tersangka oleh Satgas Antimafia Bola atas kasus dugaan pengerusakan dokumen, namun belum ditahan.

Ternyata Ini Alasan Satgas Antimafia Bola Belum Menahan Joko Driyono
KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELA
Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono (Jokdri) datang memenuhi panggilan tim Satgas Antimafia Bola pada Senin (18/2/2019) terkait kasus perusakan barang bukti kasus pengaturan skor. Ia datang bersama dua orang kuasa hukumnya ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 09.48. 

TRIBUNJATENG.COM - Ketua Umum PSSI, Joko Driyono sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas Antimafia Bola atas kasus dugaan pengerusakan dokumen.

Meski demikian, Joko Driyono masih belum ditahan pihak kepolisian.

Joko Driyono sudah memenuhi pemanggilan sebanyak 2 kali kepada Satgas Antimafia Bola di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Pusat.

Dari kedua pertemuan itu, Joko Driyono diperiksa selama kurang lebih 42 jam, dicecar 40 pertanyaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, dari pemeriksaan tersebut Joko Driyono belum diputuskan untuk ditahan.

Ia kurang mengetahui apa penyebabnya, namun yang pasti sepertinya Satgas Antimafia Bola masih memerlukan keterangan dari pria asal Ngawi, Jawa Timur tersebut.

"Semuanya itu tergantung dari penyidik, tetapi untuk sementara ini belum ada penahanan," kata Kombes Pol Argo Yuwono kepada pewarta di Polda Metro Jaya, Jumat (22/2/2019).

Lebih lanjut Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan, dalam dua pertemuan dengan Joko Driyono, Satgas Antimafia Bola memberikan pertanyaan seputar pengerusakan dokumen.

Katanya, Joko Driyono mengakui sendiri bahwa ia meminta kepada orang-orang terdekatnya untuk menghancurkan dokumen tersebut.

"Iya dia mengakuinya," kata Kombes Pol Argo Yuwono.

Rencananya, Joko Driyono akan melakukan pemeriksaan kembali pada Rabu (27/2/2019) di Polda Metro Jaya pukul 10.00.

Pemeriksaan itu dilakukan karena proses pertanyaan yang berlangsung sebelumnya belum semuanya tertuang di dalam berita acara.

"Tentunya penyidik ingin menggali kembali yang lebih banyak keterangannya, berkaitan barang bukti yang kami sita," kata Kombes Pol Argo Yuwono

"Jadi belum semuanya terverifikasi barang bukti tersebut, misalnya seperti ada barang bukti transfer, ada buku tabungan, itu belum terverifikasi semuanya. Tentunya itu nanti pekerjaan penyidik untuk memverifikasi semuanya," tutur Kombes Pol Argo Yuwono. (*)

Artikel ini telah tayang sebelumnya di BolaSport.com berjudul "Terungkap, Ini Alasan Satgas Antimafia Bola Belum Tahan Joko Driyono"

Editor: deni setiawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved