Ini Data Korban Mobil Avanza Tersambar KA Kaligung di Brangsong Kendal

Korban menjalani perawatan di Ruang UGD RSUD dr Soewondo Kendal pasca kecelakaan Toyota Avanza tersambar KA Kaligung di Desa Sidorejo Brangsong Kendal

Ini Data Korban Mobil Avanza Tersambar KA Kaligung di Brangsong Kendal
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Bangkai mobil Avanza menjadi tontonan warga di Desa Sidorejo, Brangsong, Kendal, Minggu (24/2/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tiga korban telah menjalani perawatan di Ruang UGD RSUD Dr Soewondo Kendal pasca musibah kecelakaan Toyota Avanza tersambar KA Kaligung di perlintasan kereta api tanpa pintu Desa Sidorejo, Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal, Minggu (24/2/2019) siang.

Ketiga korban itu yakni Herdi Prijatmulyo (54), Kristiningsih (49) dan Samuel Hervan Desna Krisdeo (9).

Ketiga korban merupakan satu keluarga yang tinggal di Perumahan Mijen Permai Kecamatan Mijen Kota Semarang.

Kanitlaka Satlantas Polres Kendal, Ipda Deddy Mulyono menuturkan, seluruh korban mengalami luka di bagian kepala.

Korban yang mengalami luka parah yakni Kristiningsih.

Istri Herdi tersebut diketahui duduk di bagian arah kereta api itu.

Sehingga yang kali pertama terbentur adalah Kristiningsih.

"Waktu itu pengemudi mobil itu tidak berhenti sejenak untuk mengecek apakah ada kereta api yang melintas atau tidak. Lalu lintas di perlintasan saat ini sedang lengang," ujarnya.

Kondisi perlintasan yang menanjak dan tanpa adanya palang pintu membuat Herdi tidak menyadari ada kereta api yang melintas, akibatnya kecelakaan tidak terhindarkan.

"Mobil berjalan dari selatan (Srogo) menuju utara (Brangsong). Di saat melintas di perlintasan, KA Kaligung arah Tegal menuju Semarang, sudah dekat akhirnya benturan tak dapat dihindarkan," jelasnya.

Berkaca pada musibah tersebut, pihaknya meminta para pengguna jalan untuk memastikan kondisi sekitar saat melintasi perlintasan kereta api.

"Apalagi yang perlintasi tanpa palang pintu," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 12.30, Minggu (24/2/2019).

Mobil bernomor polisi H 8536 KG itu terpental sejauh sekitar 20 meter dan terbelah menjadi dua bagian pasca tersambarnya kereta api. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved