Santri Ponpes Al-Ikhsan Banyumas Dihukum Squat Jump 12 Kali, Wajah Juga Diolesi Arang Panci

Ratusan santri Ponpes Al-Ikhsan Beji, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas menggelar Sunday Cooking di halaman ponpes itu, Minggu (24/2/2019).

Santri Ponpes Al-Ikhsan Banyumas Dihukum Squat Jump 12 Kali, Wajah Juga Diolesi Arang Panci - cooking-sunday-banyumas-1.jpg
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Keseruan santri Ponpes Al-Ikhsan Beji, Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas mengikuti Sunday Cooking di halaman ponpes, Minggu (24/2/2019).
Santri Ponpes Al-Ikhsan Banyumas Dihukum Squat Jump 12 Kali, Wajah Juga Diolesi Arang Panci - cooking-sunday-banyumas-2.jpg
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Keseruan santri Ponpes Al-Ikhsan Beji, Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas mengikuti Sunday Cooking di halaman ponpes, Minggu (24/2/2019).

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Ratusan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Ikhsan Beji, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas menggelar Sunday Cooking di halaman ponpes itu, Minggu (24/2/2019).

Para santri memasak sesuatu yang bahannya sudah disiapkan panitia.

Selama proses memasak, mereka tidak boleh berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia apalagi bahasa daerah.

Mereka wajib menggunakan bahasa Arab dan Inggris jika berkomunikasi.

Direktur Arabic and English Development Skills (AEDS) Banyumas, Aniqotul Milla Zakiyyah mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutinan yang digelar tiga kali dalam setahun.

"Tujuannya melatih kelancaran berbahasa Inggris maupun Arab bagi seluruh santri Ponpes Al-Ikhsan Beji, secara menyenangkan dan tanpa ada rasa takut salah," ujar Aniqotul kepada Tribunjateng.com, Minggu (24/2/2019).

"Have a look! Antusias dan bahagianya mereka berbahasa Inggris,"  tambahnya.

"Sunday Cooking kali ini kami menyiapkan mie sebagai bahan dasar masakan," ujar Jamaludin (19) selaku ketua panitia acara.

Meski aturan main sudah diketahui kebanyakan santri, tak sedikit di antara santri peserta kegiatan yang tak tersadar mengucapkan kata "nggih" pada saat menerima arahan panitia.

Karena melanggar aturan, panitia pun memberikan sanksi berupa squat jump sebanyak 12 kali.

Tak hanya itu, muka mereka juga diolesi bedak alami dari pantat panci.

Hukuman diberikan sebagai upaya optimalisasi kegiatan menuju tujuan yang diharapkan.

Asroful Umam (14) santri Ponpes Al-Ikhsan Beji itu menikmati metode belajar tersebut.

Sebab menurutnya, dia bisa langsung belajar mempraktikkan teori dan kosakata yang telah dihafalkan di kelas secara asyik.

"Sangat beruntung saya, bisa merasakan keasyikannya memasak sambil praktik bahasa Arab dan Inggris di pondok ini," ujarnya. (Permata Putra Sejati)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved