Hendi Percepat Administrasi Kependudukan Dengan Tanda Tangan Digital

Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Kota Semarang untuk dapat meningkatkan kualitas

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
ISTIMEWA
Wali Kota Semarang menyerahkan KTP Elektronik secara simbolis kepada perwakilan Lurah Muktiharjo Kidul Kec Pedurungan di Ruang Lokakrida lantai 8 Balaikota Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali kota Semarang, Hendrar Prihadi terus berupaya mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Kota Semarang untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat.

Dirinya bahkan menekan jika masuknya Indonesia ke dalam era 4.0, harus digunakan sebagai momentum untuk melakukan revolusi sistemasi pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien. 

Dan salah satu pelayanan yang sangat diusahakannya untuk dapat meningkat adalah terkait pengurusan data kependudukan.

Dirinya bahkan menegaskan, jika banyaknya keluhan masyarakat terkait pelayanan administrasi kependudukan, baik secara langsung maupun melalui media sosial, merupakan sebuah cambuk dalam pengembangan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Semarang.

Untuk itulah kemudian di awal tahun ini, Dispendukcapil Kota Semarang diupayakan berbenah diri dengan mengusung semangat ‘Dispendukcapil Kota Semarang Go Digital’.

Sebuah sistem kepengurusan administrasi kependudukan secara lebih cepat pun diluncurkan, yaitu dengan mengaplikasikan tekhnologi Tanda Tangan Elektronik (TTE). untuk kepenguruan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran.

Inovasi pengurusan administrasi itu sendiri sebenarnya telah dicanangkannya sejak tanggal 7 Februari 2019 lalu, yang ditandai dengan penandatanganan 1.200 dokumen secara elektronik.

Dari inovasi tersebut diharapkan pelayanan administrasi kependudukan di Dispendukcapil Kota Semarang dapat berlangsung lebih cepat, efektif, dan efisisen.

Pasalnya setiap hari tercatat ada 3.000 sampai dengan 4.000 berkas yang harus ditandatangani oleh Kepala Dispendukcapil Kota Semarang, padahal di sisi lain Kepala Dinas yang terkait juga harus bertanggung jawab dalam pekerjaan non administratif.

Untuk itulah melalui sistem Tanda Tangan Elektronik dengan berbentuk barcode tersebut diyakini dapat menjadi solusi, guna mengatasi penundaan penerbitan surat kependudukan bahkan dijadikan role model di tingkat nasional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved