Begini Tanggapan Provinsi Jateng Terhadap Kasus Pengeroyokan SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan

Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah menanggapi kasus pengeroyokan yang dilakukan siswa SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Kabupaten Pekalongan.

Begini Tanggapan Provinsi Jateng Terhadap Kasus Pengeroyokan SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Pelajar sedang berada di dalam kompleks SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Kabupaten Pekalongan, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah menanggapi kasus pengeroyokan yang dilakukan siswa SMA Muhammadiyah 1 Pekajangan Kabupaten Pekalongan.

Dijelaskan Kabag Pendidikan Kesehatan dan Sosial Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah Gunawan Sudarsono melalui telepon, untuk mengantisipasi adanya tindak kekerasan terhadap pelajar pendidikan karakter harus ditingkatkan.

"Gubernur Jawa Tengah sudah mewanti-wanti supaya pembelajaran karakter lebih ditekankan agar para pelajar lebih menghormati orangtua, guru, serta pelajar lainnya," jelasnya, Selasa (26/2/2019).

Pihaknya juga meminta agar guru dan sekolah lebih bersabar dalam menghadapi murid-muridnya.

"Karena masih ada senioritas yang berujung pada tindak kekerasan terhadap junior. Jadi para guru harus lebih meningkatkan kesabaran untuk memecahkan masalah tersebut," paparnya.

Mendengar adanya langkah yang diambil pihak sekolah dengan cara kekeluargaan, Gunawan memberikan dukungannya supaya kasus kekerasan tersebut bisa segera diselesaikan.

"Insya Allah semoga proses kekeluargaan bisa dilakukan. Kami berharap tindak kekerasan terhadap pelajaran tidak terulang kembali," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved