Investor Tunggu hingga April IHSG Kalah dari Bursa Asia Lain

Sejak awal tahun atau year to date (ytd), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 4,95 persen ke 6.501,38.

Investor Tunggu hingga April IHSG Kalah dari Bursa Asia Lain
thikstock via Kompas.com
Ilustrasi bursa 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA -- Sejak awal tahun atau year to date (ytd), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 4,95 persen ke 6.501,38. Meski demikian, angka itu lebih rendah dibandingkan dengan performa bursa Asia lain.

IHSG berada di urutan 10 dari 12 indeks yang ada di Asia. IHSG hanya lebih baik dari indeks SENSEX di India yang melemah 0,56 persen, dan indeks FTSE BM di Malaysia yang hanya naik 1,82 persen.

Padahal, akhir tahun lalu, kinerja IHSG berada di posisi teratas Asia Tenggara dan kedua di Asia. IHSG tahun lalu cuma melemah 2,54 persen.

Analis Panin Sekuritas, William Hartanto mengatakan, performa IHSG saat ini yang kurang oke ketimbang indeks bursa saham lain di Asia merupakan imbas rekomendasi negatif oleh Credit Suisse.

Bank sekaligus manajer investasi ini menyarankan investor mengurangi 10 persen asetnya di bursa saham Tanah Air. bahkan, sebelumnya Credit Suisse menyarankan overweight 20 persen.

Meski demikian, investor asing masih mencatat beli bersih alias net buy di sepanjang tahun ini sebesar Rp 10,88 triliun.

"Sejak downgrade saya melihat broker asing memang masih aktif beli saham, padahal kalau memang benar tidak menarik harusnya tercatat net sell," ujarnya, kemarin.

Jelang pemilu

Kepala Riset Narada Aset Manajemen, Kiswoyo Adi Joe menuturkan, posisi IHSG saat ini dinilai merupakan kondisi yang lazim terjadi menjelang pemilu.

Investor sebelum pemilu cenderung wait and see. "IHSG cenderung bergerak mendatar dulu. Setelah pemilu di April mendatang baru naik lagi menuju 7.000," prediksi dia.

Halaman
12
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved