KAI Batasi Bagasi Penumpang Angkutan Lebaran

PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal menerapkan batasan bagasi gratis bagi para pemudik dan beberapa aturan terkait mengenai besaran muatan.

TRIBUN JATENG/ REZA GUSTAV
Seorang calon penumpang bersiap menaiki Kereta Api (KA) Kaligung relasi Semarang-Brebes (PP) di Stasiun Semarang Poncol, pagi ini, Senin (7/1/2019). 

JAKARTA, TRIBUN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal menerapkan batasan bagasi gratis bagi para pemudik dan beberapa aturan terkait mengenai besaran muatan.

"Untuk kenyamanan, kami berharap penumpang membawa barang bawaan secukupnya. PT KAI menetapkan setiap penumpang diberikan bagasi gratis sampai berat maksimum 20 Kg," kata Kepala Humas PT KAI, Agus Komarudin, kepada Kompas.com, Senin (25/2).

Menurut dia, volume maksimum barang yang boleh dibawa penumpang ke dalam KA sebesar 100 desimeter kubik, yaitu dengan dimensi maksimal 70x48x30 sentimeter.

"pada Lebaran 2019, barang yang dibawa sebanyak-banyaknya terdiri dari empat koli (item bagasi-Red)," ujarnya.

Agus menuturkan, jika saat boarding di stasiun penumpang diketahui membawa barang melebihi 100 desimeter kubik, maka akan dikenai biaya sebesar Rp 10.000/Kg untuk kelas eksekutif, Rp 6.000/Kg untuk kelas bisnis, dan Rp 2.000/Kg untuk kelas ekonomi.

Selain itu, dia menambahkan, jika ada penumpang yang membawa barang lebih besar dari 200 desimeter kubik atau setara dengan 70x48x60 sentimeter, barang itu tidak diperbolehkan dibawa ke kabin penumpang.

Agus menyatakan, ketentuan batasan bagasi itu sudah diterapkan PT KAI sejak lama. "Aturan bagasi sudah diterapkan sejak 2016," ucapnya.

Sebelumnya, PT KAI telah membuka layanan pemesanan tiket mudik mulai kemarin, Senin (25/2) sejak pukul 00.00.

PT KAI memberlakukan pelayanan pemesanan tiket mudik Lebaran 2019 melalui beberapa saluran penjualan tiket PT KAI, seperti di loket stasiun, vending machine, minimarket, Contact Center KAI, atau secara online melalui situs dan aplikasi KAI Access.

Jelang Lebaran 2019, PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka layanan pemesanan tiket mudik mulai hari ini, Senin (25/2/2019) sejak pukul 00.00 WIB.

Selain tiket mudik, PT KAI (Persero) juga menerapkan batasan bagasi gratis bagi para pemudik dan juga beberapa aturan terkait besaran muatan.

"Untuk kenyamanan, kami berharap penumpang membawa barang bawaan secukupnya. PT KAI menetapkan, setiap penumpang diberikan bagasi gratis sampai berat maksimum 20 kg dengan volume maksimum 100 desimeter kubik (dimensi maksimal 70 cm x 48 cm x 30 cm)," ujar Kepala Humas PT KAI, Agus Komarudin saat dihubungi Kompas.com pada Senin (25/2/2019).

"Barang yang dibawa sebanyak-banyaknya terdiri dari empat koli (item bagasi)," kata Agus. Agus mengungkapkan, jika saat boarding di stasiun, penumpang diketahui membawa barang melebihi 100 desimeter kubik, maka akan dikenai biaya sebesar Rp 10.000/kg untuk kelas eksekutif, Rp 6.000/kg untuk kelas bisnis, dan Rp 2.000/kg untuk kelas ekonomi.

Kemudian, jika ada penumpang yang membawa barang lebih besar dari 200 desimeter kubik atau setara dengan 70cm x 48cm x 60cm, maka barang itu tidak diperbolehkan dibawa ke kabin penumpang.

Menurut Agus, adanya ketentuan batasan bagasi ini sudah diterapkan oleh PT KAI (Persero) sejak lama. "Aturan bagasi sudah diterapkan sejak tahun 2016," ujar Agus.

Selain itu, PT KAI juga memberlakukan pelayanan pemesanan tiket mudik Lebaran 2019 melalui beberapa saluran penjualan tiket PT KAI, seperti di loket stasiun, vending machine, minimarket, Contact Center KAI, atau secara online melalui situs dan aplikasi KAI Access.

(Kompas.com/Retia Kartika Dewi)

Eksklusif dengan Hotman Paris Hutapea: Seolah-olah Saya Tanggapi Pernyataan Jokowi

Kakek di Semarang Setubuhi Anak Asuhnya yang Masih SD Hingga Hamil, Alasan Pelaku : Sayang

Hotman Paris Hutapea Buka Rahasis Sukses Sule dan Buaya Darat, Sule Jawab Ini

Brick Mansions, Film Terakhir Paul Walker

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved