Misteri Hilangnya Neng Hilda, Pergi dari Rumah Tak Mau Dijodohkan, Tangis Ibu Pecah di Kantor Polisi

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam tersebut, Ailah tak henti berurai air mata saat memberikan pernyataan kepada polisi

Misteri Hilangnya Neng Hilda, Pergi dari Rumah Tak Mau Dijodohkan, Tangis Ibu Pecah di Kantor Polisi
tribunjabar/isep heri
Ailah (kerudung hitam), Ibunda Hilda Fauziah, remaja yang menghilang karena tak mau dijodohkan oleh orangtuanya  

TRIBUNJATENG.COM - Keluarga Hilda Fauziah didampingi KPAID Kabupaten Tasikmalaya dan perangkat Desa Cikawung, mendatangi Polres Tasikmalaya, Selasa (26/2/2019) pagi.

Kedatangan ibunda Hilda Fauziah, Ailah (43) diterima langsung oleh jajaran Polres yang dipimpin Kapolres AKBP Doni Eka Putra.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 1 jam tersebut, Ailah tak henti berurai air mata saat memberikan pernyataan kepada polisi.

Saat ditemui seusai pertemuan, warga Kampung Cijambu, Desa Cikawung, Kecamatan Pancatengah itu berharap anaknya yang sudah meninggalkan rumah selama 4 bulan itu segera pulang.

"Neng Hilda, enggal uih ka bumi (cepat pulang ke rumah), ibu sareng bapa ngantosan (Ibu dan bapak menunggu)," ujar Ailah sambil berurai air mata.

Ailah menuturkan, seyogyanya anaknya meninggalkan rumah bukan karena menolak dijodohkan.

OI

Hilda Fauziah (18), remaja putri asal Kampung Cijambu, Desa Cikawung, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, dilaporkan hilang semenjak November 2018. (Istimewa) 

"Jadi tradisi di kampung Cijambu kalau pria ada yang datang ke rumah atau di kami istilahnya 'dicirian' maka pendekatan menuju pernikahan dilangsungkan.

Komunikasi si nengnya dan si mempelai pria lancar.

Pas neng Hilda keluar SMP ada tiga keluarga yang datang.

Halaman
123
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved