Pelajar di Pekalongan Tiba-tiba Dianiaya 3 Kakak Kelas, Alasannya pun Tak Masuk Akal

Bahkan korban kekerasan mengalami pecah pembuluh darah pada pelipis mata bagian kanan

Pelajar di Pekalongan Tiba-tiba Dianiaya 3 Kakak Kelas, Alasannya pun Tak Masuk Akal
Tribunjateng.com/Budi Susanto
Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 01 Pekajangan Pekalongan, Fauzi (kiri) di dampingi Waka Kesiswaan Dewi Masitoh saat ditemui Tribunjateng.com di kantornya, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kekerasan terhadap pelajar kembali memakan korban. Kali ini kejadian tersebut terjadi di SMA Muhammadiyah 01 Pekajangan Kota Pekalongan.

Bahkan korban kekerasan mengalami pecah pembuluh darah pada pelipis mata bagian kanan.

Kejadian tersebut bermula saat seorang pelajar kelas X IPS 2 Muhammadiyah berinisial MZ tengah berisitirahat di depan kelasnya, Jumat (22/2) lalu.

MZ yang tengah menikmati jam istirahat saat itu dipanggil oleh kakak kelasnya dan diajak ke belakang kelas dekat kantin.

Secara tiba-tiba MZ dihantam oleh salah satu kakak kelasnya yang berujung pada pengeroyokan oleh tiga siswa.

Kondisi MZ usai dikeroyok oleh kakak kelasnya.
Kondisi MZ usai dikeroyok oleh kakak kelasnya. (Istimewa)

Karena kesakitan korban berteriak dan penjaga kantin yang melihat pengeroyokan kemudian meneriaki tiga kakak kelas MZ.

Mendengar teriakan penjaga kantin ketiganya kocar-kacir berlarian, untuk kemudian MZ dibawa ke ruang guru.

MZ sendiri menerangkan kepada gurunya mata kirinya sakit dan mengalami memar yang lumayan parah.

"Mata kanan saya sakit ibu, dan rasanya perih," jelasnya kepada Waka Kesiswaan yang kala itu mengobati MZ.

Dewi Masito Waka Kesiswaan SMA Muhammadiyah 01 saat dikonfirmasi Tribunjateng.com menuturkan, usai mendengar keluhan MZ ia langsung membawanya untuk berobat.

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved