Breaking News:

Polresta Surakarta Ringkus Perampok Rp 270 Juta, Pernah Beraksi di Malaysia dan Singapura

Polresta Surakarta meringkus tiga pelaku perampokan uang nasabah bank swasta senilai Rp 270 juta. Itu kejadian Sabtu (9/2/2019) siang di Laweyan Solo.

Penulis: Daniel Ari Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Polisi menuntun tiga pelaku perampokan nasabah setelah gelar perkara di Mapolresta Surakarta, Selasa (26/2/2019). 

Kombes Pol Ribut menjelaskan, pelaku perampokan memiliki peran berbeda.

"Para pelaku sudah mengamati mulai dari korban berada di teller, ada yang bertugas mengikuti saat korban meninggalkan bank, sampai melakukan pemecahan kaca," ungkapnya.

Sebagai informasi, uang tunai Rp 270 juta itu ditujukan untuk menggaji proyek kontraktor.

Korban bernama Sumarlan (42), warga Kabupaten Gresik.

Tiga pelaku adalah Efendi Mansyur alias Abah (61) warga Palembang, Mustofa Kamal (38) dan Hartono (36) warga Banyuasin.

"Ada empat orang sebenarnya dalam kelompok ini. Tapi yang satu tidak ikut TKP Solo. Namun dia tertangkap, setelah kami kembangkan ternyata TKP Gunung Kidul. Kami serahkan ke Polres Gunung Kidul," tambah Kombes Pol Ribut.

Tiga perampok itu juga mendapat hadiah timah panas di kaki kanan dari petugas karena melawan saat ditangkap.

Barang bukti yang disita kepolisian berupa dua unit sepeda motor yang dibeli pelaku dari hasil rampokan.

Selain itu ada barang bukti masker, pecahan busi, tas punggung, dan laptop merk Acer.

Ribut menegaskan tiga pelaku terkena Pasal 363 KUHP.

Mereka terancam hukuman penjara 9 tahun. (Daniel Ari Purnomo)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved