DPRD Kabupaten Tegal: Proyek Pasar Lebaksiau Senilai Rp 8 Miliar Mengalami Kecelakaan Desain

Pembangunan Pasar Lebaksiu, Kabupaten Tegal dinilai salah perancangan pada design engineering detail (DED).

DPRD Kabupaten Tegal: Proyek Pasar Lebaksiau Senilai Rp 8 Miliar Mengalami Kecelakaan Desain
ISTIMEWA
Sidak Bupati Tegal Umi Azizah di proyek pembangunan Pasar Lebaksiu Kabupaten Tegal pada awal Februari 2019 lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pembangunan Pasar Lebaksiu, Kabupaten Tegal dinilai salah perancangan pada design engineering detail (DED).

Contoh bukti, terlihat adanya lokasi tempat sampah dan jumlah kios yang tidak sesuai kebutuhan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, M Khuzaeni menuturkan, nilai proyek Pasar Lebaksiau sebesar Rp 8 miliar sudah sesuai KUA PPAS Tahun Anggaran 2018 yang diajukan eksekutif kepada legislatif.

"Namun, ini kecelakaan desain. Artinya juga kecelakaan DED," kata Jeni Bae, sapaan akrabnya, yang berdomisili di dekat Pasar Lebaksiu itu, Rabu (27/2/2019).

Dia mengungkapkan, awal bulan ini, Bupati Tegal Umi Azizah sempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tersebut.

Saat sidak, Bupati menemukan banyak kekurangan dalam pembangunan Pasar Lebaksiu.

Namun, kekurangan dalam pembangunan itu bukan karena penganggaran di DPRD.

"Tidak ada yang dikurangi. Bahkan, kalau ada tambahan anggaran, siap ditambah," sambung dia.

Menurut Jeni, seharusnya DED dibuat sebelum dianggarkan dalam APBD.

Namun sepengetahuannya, anggaran pembuatan DED dilakukan di tahun anggaran sebelumnya.

Halaman
12
Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved