Menteri BUMN: Indonesia Tak Akan Ikuti Malaysia Gratiskan Jalan Tol

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, jalan tol di Indonesia tidak bisa digratiskan begitu saja.

Menteri BUMN: Indonesia Tak Akan Ikuti Malaysia Gratiskan Jalan Tol
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Pengguna Jalan Tol Trans Jawa melintas di kilometer 344 yang terletak di ruas interchange Pekalongan, Senin (21/1/2019). Tribun Jateng/ Budi Susanto 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyatakan, jalan tol di Indonesia tidak bisa digratiskan begitu saja.

Alasannya, ada investasi yang perlu dikembalikan dari setiap jalan tol yang dioperasikan oleh BUMN atau swasta.

"BUMN ini kan tolnya ini terkait dengan investasi, kita kan pinjam uang, ya enggak bisa dong," kata Rini di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Rini menyatakan hal tersebut menanggapi langkah Pemerintah Mahathir Mohamad di Malaysia yang kini menggratiskan sejumlah ruas jalan tol, sebagai realisasi janji politik Mahathir saat maju di Pilpres.

Rini memastikan, Indonesia tak akan mengikuti langkah negeri Jiran tersebut.

"Kita tetap sebagai investor, apakah itu BUMN atau swasta. Jalan tol juga banyak dibangun swasta, Astra punya, Malaysia juga punya di Indonesia. Mereka enggak bisa bebasin. Mereka banyak jalan tol dengan pinjaman, otomatis kita harus membayar pinjaman itu kembali," kata Rini.

Pemberian hak konsesi dengan periode tertentu, kata Rini, menjadi modal BUMN dan swasta mengembalikan dan investasi yang sudah dikeluarkan untuk membangun jalan tol.

Sementara, soal kemungkinan menggratiskan jalan tol setelah masa konsesi habis, Rini menyebut keputusan tersebut ada di tangan Kementerian PUPR.

"Kalau Kementerian BUMN tidak bisa, enggak ada dasarnya BUMN, karena semua dari cost, investasinya memutuskan Kementerian PUPR," kata dia.

Gratis lewat negosiasi

Di Malaysia, langkah penggratisan jalan tol dilakukan Pemerintah Malaysia melalui proses akuisisi.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved