KPU Temanggung Temukan Total 22.951 Surat ‎Suara Rusak, Paling Banyak untuk Pilpres

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung, telah menyelesaikan proses sortir untuk keseluruhan surat suara untuk yang taleh diterima

KPU Temanggung Temukan Total 22.951 Surat ‎Suara Rusak, Paling Banyak untuk Pilpres
yayan isro
Ketua KPU Temanggung, M. Yusuf Hasyim, menunjukkan contoh surat suara (DPRD Provinsi Jateng) yang mengalami kerusakan, karena adanya bercak tinta. (yan) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung, telah menyelesaikan proses sortir untuk keseluruhan surat suara untuk yang taleh diterima, guna keperluan Pemilu 2019 mendatang.

Ketua KPU Temanggung, M. Yusuf Hasyim, mengatakan hingga saat ini yang telah diterima pihaknya ialah surat suara pemilihan presiden (Pilpres) pemilihan legislatif untuk tingkat DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten.

"Dari surat suara yang telah diterima, kami telah merampungkan penyortirannya. Ditemukan, untuk surat suara Pilpres yang paling banyak mengalami kerusakan," katanya, Kamis (28/2).

Disebutkan, surat suara untuk Pilpres yang mengalami kerusakan adalah 12.847 lembar. Sementara, terbanyak kedua aalah surat suara untuk DPRD Kabupaten Temanggung, 4.395 lembar.

Selanjutnya, surat suara untuk DPR RI daerah pemilihan Jawa Tengah (Dapil Jateng) VI, 3.370 lembar. Dan terakhir, surat suara untuk DPRD Provinsi Jateng, 2.339.

"Total suarat suara rusak hingga saat ini 22.951 lembar," tuturnya.

Ditambahkan, surat suara yang rusak antara lain karena ada bagian yang sobek. Lalu, ada pula yang cetakannya tak begitu jelas, serta adanya bercak-bercak tinta tinta yang mengganggu.

"Surat suara yang rusak kami simpan dan dilaporkan ke KPU RI untuk dimintakan gantinya. ‎Nanti, selanjutnya akan dimusnahkan," imbuhnya.

Kendatai demikian, pihaknya akan melakukan proses penyortiran sekali lagi. Hal ini untuk memastikan, surat suara yang digunakan untuk pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) secara serentak pada 17 April mendatang benar-benar layak.

"Pun, surat suara yang rusak kita sortir lagi, jikalau ternyata ada yang sebenarnya masih layak, nanti tentu akan dipisahkan. 'Njagani' (berjaga-jaga) bila surat suara pengganti yang dikirimkan ternyata juga mengalami kerusakan," urai Hasyim.

Ditandaskan, selain ‎menunggu kedatangan surat suara pengganti, KPU Temanggung juga masih menunggu surat suara untuk calon DPD RI. Hingga kini, menurutnya, hanya surat suara untuk DPD RI belum diterima sama sekali.
"Kami belum dapat memastikan kapan didistribusikan oleh KPU RI, kita tunggu saja," pungkasnya. (*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved