Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Truk Kontainer PT Pos Terbakar di Ungaran, PT Pos Belum Dapat Memberikan Pernyataan

Kebakaran truk kontainer pengangkut paket milik PT Pos Indonesia yang terjadi pada Rabu (27/2/2019) sore

Penulis: amanda rizqyana | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
Paket yang terbakar masih berada di depan Kantor Pos Komplek Kantor Bupati Semarang, Jalan Gatot Soebroto Ungaran, Kamis (28/2/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN -- Kebakaran truk kontainer pengangkut paket milik PT Pos Indonesia yang terjadi pada Rabu (27/2/2019) sore kemarin ditanggapi oleh Kapolres Semarang, AKBP Adi Sumirat.

Melalui Kasubbag Humas Polres Semarang, AKP Teguh Susilo Hadi pada Kamis (27/2/2019), pihaknya menyampaikan kebakaran paket yang dimuat menggunakan truk Pos Logistics masih diselidiki.

Anggota Inafis Sat Reskrim Polres Semarang diturunkan untuk membantu anggota Polsek Ungaran yang lebih dahulu tiba di lokasi.

“Dugaan penyebab kebakaran masih diselidiki, demikian halnya dengan besaran kerugian. Itu menjadi kewenangan PT Pos Indonesia untuk menjelaskan, apakah asuransi atau tidak kami juga belum tahu,” kata AKP Teguh.

Terpisah, Gerardio Septa Wiryawan, Kepala Kantor Pos Cabang Ungaran mengatakan ia belum bisa memberikan pernyataan apapun terkait kebakaran tersebut.

"Maaf, untuk saat ini kami belum bisa memberikan keterangan apapun terkait peristiwa tersebut.

Kami mohon pengertiannya. Bila sudah ada informasi yang fix akan segera kami hubungi," ujar Gerardio ketika ditemui di kantornya.

Meski demikian, Gerardio mengungkapkan sebagian paket yang selamat tetap melanjutkan perjalanan hingga Jakarta.

Meski demikian, ia meminta masyarakat yang menjadi korban untuk tenang karena saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan dan penghitungan kerugian akibat kebakaran tersebut.

Menurut Gerardio, kendaraan pengangkut tersebut merupakan rekanan PT Pos Indonesia, sehingga saat ini PT Pos Indonesia pun menjadi korban atas musibah tersebut.

Namun, pihaknya kembali menegaskan akan melakukan pendataan dan penghitungan atas kerugian secepatnya, dan secepatnya pula menginformasikan pada khalayak. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved