Bandara Semarang : Bandara Ahmad Yani Ikut Penilaian Airport Council Internasional

Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (Persero), Wendo Asrul Rose, mengungkapkan, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang masuk dan berkompetisi

Bandara Semarang : Bandara Ahmad Yani Ikut Penilaian Airport Council Internasional
tribun jateng/hesti imaniar
Kondisi di terminal Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (28/2). Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ikuti penilaian Airport Council Internasional. 

SEMARANG, TRIBUNJATENG.COM - Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang terus melakukan berbagai pembenahan di segala sektor. Hal itu dilakukan dalam rangka penilaian yang dilakukan oleh Airport Council Internasional.

Direktur Operasi PT Angkasa Pura I (Persero), Wendo Asrul Rose, mengungkapkan, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang masuk dan berkompetisi dengan Bandara lainnya yang ada di dunia untuk ajang tersebut.

"Dari PT Angkasa Pura ada beberapa kantor cabangnya yang ikut penilaian tersebut, selain Bandara yang ada di Semarang, juga ada Bandara lainnya, seperti Bandara di Balikpapan, Surabaya, Ujung Pandang, dan Lombok," katanya, Kamis (28/2).

Menurut Wendo, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang merupakan Bandara paling siap bertarung di ajang Airport Council Internasional tersebut. "Jadi memang ada beberapa kriteria yang diajukan untuk ikut ajang tersebut. Di antaranya adalah jumlah pengguna jasa per tahunnya," sebutnya.

Airport Council Internasional yang berbasis di Canada itu, ada 270 lebih Bandara di dunia yang turut serta.
Adapun kategori yang bisa ikut di Airport Council Internasional itu, salah satunya adalah jumlah pengguna jasa, misalnya 2-2,5 juta, 5-15 juta, 15-25 juta dan seterusnya diatasnya tersebut.

"Dan Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ini masuk di dalam kategori 5-15 juta, dengan saingan adalah Bandara dari Balikpapan dan Makassar, untuk kategori di Indonesia. Dan saya yakin, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ini bisa ditargetkan masuk tiga besar," ujar Wendo.

Hal itu bukan tanpa alasan, lanjut Wendo, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang selain memiliki konsep yang bagus, fasilitas yang lengkap, transportasi yang memadai, juga pertumbuhan pengguna jasa yang begitu pesat.

"Lihat saja di tahun 2017-2018, pengguna jasa di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang di terminal baru animo besar sekali, pengguna jasa naik 17 persen, dan masuk di nomer satu pertumbuhan pengguna per pax di Bandara Semarang ini," bebernya.

Selain poin jumlah pertumbuhan penumpang atau penggunaan jasa, juga ada poin penilaian lainnya. Misalnya, kemudahan transportasi dan serta dari Bandara tersebut.

"Apalagi kita punya taksi, ada carter, serta ada BRT tentu ini memudahkan pengguna jasa untuk mendapatkan transportasi lainnya, di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, yang akan menambah nilai tersendiri," kata Wendo yang juga menyebut jam operasional termasuk dalam penilaian.

Jam operasional jika sebelumnya sampai dengan pukul 21.00, kini sudah sampai pukul 00.00 WIB.

"Ya dengan pertumbuhan pengguna jasa kami, dari 105 ribu pax di bulan Desember, hingga Januari kemarin sampai dengan 17.500 pax, tentu segala fasilitas kami benahi agar pengguna jasa di Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang ini bisa terus bertambah, sehingga bisa masuk sesuai target kami di Airport Council Internasional," katanya, yang terus mendorong Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang terus berbenah.(hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved