Pelapor Kasus Mafia Bola Lasmi Indaryani Minta Perlindungan LPSK, Diancam di Media Sosial

Pelapor kasus mafia sepakbola yang juga mantan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani akan meminta perlindungan

Pelapor Kasus Mafia Bola Lasmi Indaryani Minta Perlindungan LPSK, Diancam di Media Sosial
IST
Lasmi Indaryani (tengah kaus putih) berfoto dengan pemain timnas U-16 putri 

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA -- Pelapor kasus mafia sepakbola yang juga mantan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani akan meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Lasmi merasa perlu mendapatkan perlindungan dari lembaga tersebut karena kapasitasnya sebagai saksi sekaligus korban dalam kasus yang menyeret sejumlah petinggi PSSI itu.

Keputusan Lasmi ini juga terkait adanya ancaman melalui media sosial yang ditujukan padanya.

"Dikarenakan adanya ancaman melalui media sosial setelah Lasmi buka-bukaan adanya mafia bola,"katanya.

Lasmi Indaryani didampingi kuasa hukumnya, Boyamin Saiman akan mendatangi LPSK yang beralamat di Jalan Raya Bogor No 47-49, Susukan Ciracas Jakarta Timur, hari ini, Jumat (1/3) pukul 10.30 Wib.

Kuasa hukum Lsmi, Boyamin Saiman mengatakan, permohonan perlindungan LPSK ini dibutuhkan untuk menjaga keamanan Lasmi.

Pasalnya, Lasmi adalah saksi utama yang keterangannya sangat dibutuhkan pada saat penyidikan di Satgas Anti Mafia Bola hingga saat nanti di persidangan Pengadilan Negeri.

"Untuk materi lengkapnya akan disampaikan setelah mengajukan permohonan di LPSK,"katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved