USM Bakal Gelar Seminar Tingkatkan Wawasan Kebangsaan, Datangkan Mahfud MD dan Kapolda
Universitas Semarang (USM) menggelar seminar nasional dengan tema Kompleksitas Ideologi Pancasila di Era Millenial.
Penulis: Jamal A. Nashr | Editor: suharno
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Upaya meningkatkan wawasan kebangsaan terus dilakukan Universitas Semarang (USM).
Satu di antaranya melalui Seminar Nasional dengan tema Kompleksitas Ideologi Pancasila di Era Millenial.
Seminar ini akan digelar di Lantai 5 Gedung V USM pada Sabtu (16/3/2019) mulai pukul 08.00.
Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir akan hadir menyampaikan keynote speak dalam seminar ini.
• USM Perluas Jaringan ke Luar Negeri
Sementara sebagai narasumber adalah anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono, dan Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip Prof Dr Muladi SH.
Muladi menyebutkan, generasi pemuda saat ini memiliki wawasan kebangsaan yang sangat minim.
Hal itu ditunjukkan dalam CPNS lalu, banyak yang gugur dalam tes wawasan kebangsaan.
"Kita jangan sampai hancur seperti Yugoslavia. Yugoslavia hancur lebur karena tidak menghormati wawasan kebangsaan. Maka dari itu kita mulai dengan seminar nasional," sebutnya, Jumat (1/3/2019).
Ia mengatakan, narasumber yang akan memberikan materi dalam seminar memiliki kompetensi wawasan kebangsaan.
Sehingga akan mampu menyampaikan materi wawasan kebangsaan dan dipahami peserta seminar.
"Pak Nasir menyampaikan keynote speak, beliau akan menyampaikan dari segi policy. Kemudian Pak Mahfud akan menjelaskan dari sisi ketatanegaraan. Pak Kapolda akan berbicara praktik wawasan kebangsaan yang terjadi di Jawa Tengah," tuturnya.
Selain wawasan kebangsaan, lanjutnya, seorang mahasiswa juga harus dibekali pengetahuan tentang ilmu pengetahuan sesuai disiplin keilmuan, pemahaman agama yang moderat, melek teknologi, dan memiliki kemampuan berbahasa asing khususnya bahasa Inggris.
"Presepsi keagamaan yang tidak eksklusive, moderat. Kita tidak ingin paham keagamaan yang ekstrim yang menjurus terorisme masuk dunia pendidikan," katanya. (jam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ketua-yayasan-alumni-undip-semarang-prof-dr-muladi-sh.jpg)