TERBARU : Sopir Tronton Yang Ditabrak Mobil Bupati Demak Diamankan di Weleri

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang AKP Ferdy Kastalani mengatakan, pihaknya telah mengamankan truk tronton yang ditabrak oleh mobil

HUMAS POLRES BATANG
Mobil Innova Bupati Demak Muh Nasir ringsek setelah alami kecelakaan di tol Batang-Semarang, Minggu (3/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Bupati Demak Muhammad Natsir mengalami luka-luka di bagian kelingking dan pinggang saat mengalami kecelakaan di Tol Batang-Semarang pada hari Minggu (3/2/2019).

Namun, salah satu ajudannya, Febri Dien T, meninggal dunia di lokasi kecelakaan. Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan pengejaran kepada sopir truk tronton yang diketahui melarikan diri usai terjadi kecelakaan.

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Kronologi kecelakaan Bupati Demak di Tol Batang

Kecelakaan terjadi di Jalan Tol Batang-Semarang KM 349, antara mobil Innova yang saat itu membawa Bupati Demak dan dua ajudannya dengan truk, Minggu (3/3/2019) pukul 03.15 WIB.

Kecelakaan bermula saat mobil bernopol H 9507 PN itu melaju dari barat ke timur atau arah Jakarta menuju Semarang.

Mobil yang dikemudikan Ali Ashari tersebut mencoba berpindah lajur namun tidak melihat ada sebuah truk di depan. Berdasarkan keterangan sementara, truk tersebut tidak memiliki lampu belakang.

Akibatnya, mobil yang sedang melaju kencang menabrak bagian belakang truk.

"Bersama dengan pihak kepolisian, petugas Jasa Marga langsung menolong dan mengevakuasi korban serta membawanya ke rumah sakit," ujar AVP Corporate Communications Jasa Marga, Irra Susiyanti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (3/3/2019).

2. Ajudan Bupati M Natsir meninggal dunia

Kejadian ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, yaitu ajudan Bupati Demak atas nama Febri Dien T, warga Pasuruan. Korban mengalami luka para di bagian kepala.

Sementara itu Bupati Demak M Natsir, ajudan Bupati Demak Wijaya, dan pengemudi Ali Ashari, dilaporkan dalam kondisi lukaberat dan ringan.

Seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Unum Daerah (RSUD) Batang untuk perawatan.

"Dugaan dari kepolisian, kecelakaan ini tidak bisa dihindari akibat dua faktor baik dari sisi kendaraan maupun pengemudi, yaitu kendaraan truk tidak memiliki lampu bagian belakang serta pengemudi Innova yang diduga mengantuk sehingga tidak bisa mengantisipasi keberadaan truk di depannya," kata AVP Corporate Communications Jasa Marga, Irra Susiyanti

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved