Menpora Serahkan Santunan ke Keluarga Atlet Baseball di Pemalang

Dalam kunjungan Menpora beserta rombongan menyempatkan diri membacakan tahlil untuk almarhum Ramon.

Menpora Serahkan Santunan ke Keluarga Atlet Baseball di Pemalang
Tribun Jateng/Budi Susanto
Menpora Imam Nahrawi saat berkunjung ke kediaman keluarga Ramon Setyono, di Desa Banglarangan Kecamatan Ampelgading Pemalang, Rabu (6/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Semarang, kunjungi Desa Banglarangan, Kecamatan Ampelgading, Pemalang, Rabu (6/3/2019).

Kedatangan Menpora dan BPJS untuk menyerahkan santunan kepada pihak keluarga Ramon Setyono, atlet Baseball Asian Games 2018 yang meninggal karena gagal ginjal Selasa (19/2/2019) lalu.

Dalam kunjungan Menpora beserta rombongan menyempatkan diri membacakan tahlil untuk almarhum Ramon.

Santunan yang diberikan untuk keluarga Ramon sebesar Rp 120.677.970, dengan rincian santunan kematian dan manfaat program Jaminan Hari Tua (JHT) Rp 45.677.970, sekaligus bantuan usaha sebesar Rp 75 juta.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif menerangkan, Ramon terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dan memiliki tiga kartu peserta.

"Dua di antaranya masih aktif sebagai peserta pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) yaitu atlet Asian Games, dan pekerja Penerima Upah (PU) di Dinas Pendidikan Kota Semarang," jelasnya.

Sementara Menpora mengatakan pemberian santunan kepada Keluarga almarhum merupakan bentuk kepedulian sekaligus pemenuhan hak atlet.

"Seluruh atlet Asian Games sudah terkover BPJS Ketanagakerjaan termasuk Ramon, jadi kami bersama BPJS Ketenagakerjaan memberikan haknya ke ahli warisnya," imbuhnya.

Menurutnya sudah saatnya semua atlet dijamin kebutuhan fundamentalnya melalui jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.

"Kami akan membuat regulasi secara bertahap terkait jaminan sosial bagi para atlet, baik atlet Pelatnas, Pelatda dan atlet daerah."

"Jaminan sosial wajib diberlakukan kepada atlet untuk melindungi atlet tersebut jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan," tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved