Tlogosari Kulon Masih Langganan Banjir, Hujan Deras Setengah Jam, Banjir Meluap

Kelurahan Tlogosari Kulon hingga saat ini masih langanan banjir ketika musim penghujan. Hal ini sudah terjadi bertahun-tahun

Tlogosari Kulon Masih Langganan Banjir, Hujan Deras Setengah Jam, Banjir Meluap
Tribunjateng.com/Eka Yulianti Fajlin
Pengendara melewati jalan yang penuh genangan air. Genangan air ada di sejumlah titik di Tlogosari Kulon, satu diantaranya di Jalan Truntum Raya. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kelurahan Tlogosari Kulon hingga saat ini masih langanan banjir ketika musim penghujan. Hal ini sudah terjadi bertahun-tahun.

Warga Tlogosari Kulon, Gunawan mengatakan, banjir terakhir terjadi dua hari yang lalu saat wilayah Tlogosari Kulon diterjang hujan deras. Dia pun tidak bisa menghitung berapa kali banjir menimpa wilayahnya pada musim hujan kali ini.

"Sudah berkali-kali banjir. Kalau hujan deras lebih dari setengah jam pasti banjir. Banjirnya hampir setengah meter. Terakhir banjir Senin (4/3/2019) dan baru surut hari berikutnya," terangnya, Rabu (6/3/2019)

Dia memaparkan, lokasi yang kerap terkena banjir saat hujan lebat yakni Jalan Truntum Raya, Jalan Gajah Birowo, dan sekitarnya. Jika hujan hanya rintik-rintik, terdapat genangan di sejumlah titik sepanjang jalan.

Namun, jika hujan lebat, banjir pun datang pasalnya saluran air di lingkungan tersebut banyak yang sudah tidak berfungsi. Terlebih, elevasi jalan di lingkungan tersebut cukup rendah.

"Sebenarnya saluran ada, tapi mayoritas tidak mengalir dan sudah tertutup. Sehingga air menggenang di jalan. Apalagi jalannya tidak rata, ada yang rendah dan ada yang tinggi," paparnya.

Lebih lanjut, dia membeberkan, banjir juga terkadang masuk ke rumah-rumah warga terutama di rumah yang berlantai rendah dan berada di dalam gang-gang.

Dia sempat mendapat kabar bahwa jalan Truntum akan diperbaiki, tetapi hingga saat ini belum ada realisasinya.

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan-jalan di Tlogosari yang memiliki elevasi rendah dan memfungsikan kembali saluran-saluran air yang mati.

"Kami inginnya segera diperbaiki. Masa bertahun-tahun di sini selalu kebanjiran. Tentunya, ini sangat mengganggu aktivitas. Apalagi Tlogosari ini adalah kawasan yang ramai," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved