Pilpres 2019

Wapres Jusuf Kalla Tidak Setuju Kotak Suara Pemilu Disimpan di Koramil

Wakil Presiden (wapres) Jusuf Kalla tak menyetujui wacana penyimpanan kotak suara pemilu disimpan di Komando Rayon Militer (Koramil).

Wapres Jusuf Kalla Tidak Setuju Kotak Suara Pemilu Disimpan di Koramil
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla saat ditemui usai meninjau masjid yang terletak di Kompleks Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Al Wafa, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Wakil Presiden (wapres) Jusuf Kalla tak menyetujui wacana penyimpanan kotak suara pemilu disimpan di Komando Rayon Militer (Koramil).

Ia menilai, penjagaan kotak suara oleh polisi sudah dirasa cukup aman dan terjaga.

"Selama inikan kotak suara disimpan dan dijaga polisi. Jadi sesuai aturan itu saya yakin juga tetap aman," ujar JK saat ditemui di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019).

Selain itu, ia mengatakan, Koramil memiliki keterbatasan tempat untuk menyimpan kotak suara, sehingga akan menyulitkan.

"Kalau di Koramil belum tentu mereka punya tempat. Sudah ada saksi masing-masing. Kalau hanya simpan koramil, misal ada 100 kotak, bagaimana caranya koramil itu simpannya. Dijaga bersama lah, dijaga oleh polisi," jelas dia.

Lebih lanjut JK menilai sebagai penyelenggara pemilu, KPU diyakininya telah menjalankan tugas profesional dan netral.

"Saya yakin KPU tetap netral. Belum ada tanda-tanda saya lihat bahwa KPU berpihak satu sama lain," ujar JK yang diketahui juga menjabat Ketua Dewan Pengarah Jokowi-Maaruf.

Sebelumnya, usulan penyimpanan kotak suara di Koramil dilontarkan oleh juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, beberapa waktu lalu.

BPN melihat ada celah kecurangan, lantaran banyaknya kepala daerah hingga camat yang mendeklarasikan diri mendukung pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.(*)

Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved