Jumlah Penderita DBD Menurun, Ini Pesan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kabupaten Pekalongan

Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan nyatakan masyarakat menjadi ujung tombak pemberantasan penyakit berbasis lingkungan

Jumlah Penderita DBD Menurun, Ini Pesan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kabupaten Pekalongan
Istimewa
Pengecekan jentik nyamuk yang dilakukan masyarakat di Kabupaten Pekalongan 

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan nyatakan masyarakat menjadi ujung tombak pemberantasan penyakit berbasis lingkungan.

Tanpa adanya gerakan masyarakat sadar kebersihan, penyakit berbasis lingkungan seperti DBD tidak akan bisa ditekan.

Hal tersebut dijelaskan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro.

Menurutnya, tren kesadaran hidup bersih dan sehat di Kota Santri sudah mulai tumbuh.

"Tahun ini tidak ada korban meninggal karena kasus DBD, berbeda dibanding daerah lain."

"Walaupun ada di Kota Santri ada 30 kasus DBD tapi jumlahnya menurun dari tahun lalu dengan total 195 kasus," paparnya, Kamis (7/3/2019).

Penurunan tersebut dijelaskan Setiawan karena peran masyarakat Kota Santri yang peduli akan kebersihan.

"Kami mengakui masyarakat Kabupaten Pekalongan berperan aktif dalam penekanan jumlah kasus penyakit berbasis lingkungan."

"Semoga saja bisa terus ditingkatkan agar Kabupaten Pekalongan menjadi satiy di antara daerah bersih dan masyarakat sehat di Jateng," tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved