TRAGIS! Terapis Go-Massage Diperkosa Konsumen, Polisi Belum Tetapkan Tersangka

Polisi belum menetapkan tersangka atas kasus dugaan kekerasan seksual yang menimpa mitra Go-Massage di Bandung.

TRAGIS! Terapis Go-Massage Diperkosa Konsumen, Polisi Belum Tetapkan Tersangka
Youtube
Ilustrasi Korban Perkosaan 

Bahkan saat disinggung apakah laporan tersebut akan ditindak lanjuti, Ronald pun belum dapat memastikannya.

"Tergantung, nanti kita lihat dulu," imbuhnya.

Terpisah, Head of GO-LIFE Dayu Dara sangat menyayangkan dan mengutuk keras perbuatan biadab tersebut.

Dia menekankan akan terus memberikan pendampingan kepada korban baik pendampingan dalam segi keamanan, hukum, serta perawatan dan pengobatan fisik maupun psikis.

Di samping itu, GO-LIFE juga sangat menjaga kerahasiaan identitas korban.

"Korban merupakan sosok mitra yang produktif dan juga berperan sebagai tulang punggung keluarga, dan kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan melindungi privasi identitas korban," ucapnya.

Managemen GO-LIFE, sambung Dayu, mengutuk segala bentuk kejadian yang membahayakan keamanan mitra maupun pengguna layanan, termasuk kekerasan seksual.

"Keamanan dan kenyamanan pengguna dan mitra adalah prioritas utama kami," ucapnya.

Dalam melaksanakan tugasnya, Dayu menjelaskan sudah memiliki SOP Anti Sexual Harassment yang berisi paduan terkait; bersifat antisipatif (pra-kejadian), pada saat kejadian, sampai dengan pasca kejadian kepada seluruh mitra.

Dia juga mengklaim telah bekerjasama dengan pihak kepolisian setempat di berbagai kota untuk memberikan penyuluhan pertahanan diri, serta menyediakan emergency panic button di aplikasi mitra.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved