Juru Parkir Liar Mengaku Setor 60 Persen Hasil ke Pegawai Dishub Kota Semarang

Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Semarang mengamankan 18 orang juru parkir liar di area CFD

Juru Parkir Liar Mengaku Setor 60 Persen Hasil ke Pegawai Dishub Kota Semarang
ISTIMEWA
Tim Satgas Saber Pungli Kota Semarang mengamankan 16 juru parkir liar dan dua pengepul hasil parkir di area CFD kawasan Simpanglima dan Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (10/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Semarang mengamankan 18 orang juru parkir liar di area CFD kawasan Simpanglima dan Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (10/3/2019).

Selain juru parkir liar, petugas juga mengamankan dua orang pengepul uang hasil parkir.

Para juru parkir ini diamankan lantaran terbukti menarik uang parkir tidak sesuai dengan ketentuan.

Sesuai peraturan daerah (Perda) nomor 2 tahun 2004 tentang penyelenggaraan parkir swasta, sepeda motor senilai Rp 1.000 dan mobil Rp 2.000.

Namun di lapangan, para jukir ini menarik uang melebihi ketentuan.

"Para jukir ini meminta tarif parkir melebihi ketentuan Perda. Ini pelanggaran dan kami amankan agar tidak terjadi lagi. Tentu akan kami proses," ujar Ketua Satgas Saber Pungli Kota Semarang, AKBP Enrico Silalahi.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakapolrestabes Semarang ini menuturkan, dari hasil pemeriksaan sementara, para jukir ini mengaku menyetorkan hasil parkir ke dua orang pengepul masing masing berinisial AMD (35) dan LKS (50).

Dari keterangan kedua pengepul ini, petugas mendapati informasi 60 persen hasil uang parkir tersebut disetorkan kepada pegawai Dinas Perhubungan Kota Semarang.

Enrico menyebut, pihaknya akan melakukan penelusuran dan mendalami keterangan kedua pengepul ini.

Selain menelusuri kebenaran pengakuan para pengepul, Enrico mengaku Satgas Saber Pungli juga akan menelusuri kemana aliran dana pungutan liar parkir di area CFD.

"Akan kami telusuri. Apakan benar uang parkir ini disetorkan ke pegawai Dishub seperti pengakuan pelaku," katanya.

Sementara itu AMD (35), pengepul uang hasil parkir dari juru parkir yang ikut diamankan tersebut mengaku, pengumpulkan uang hasil parkir dari para juru parkir di kawasan CFD tersebut berdasarkan surat tugas dari Dinas Perhubungan Kota Semarang.

"Ada surat tugas dari Dishub tapi tidak mencantumkan namanya," kata AMD.

Titik parkir liar tersebut juga ditunjuk oleh pegawai Dishub yang dimaksud.

"60 persen kami setor ke pegawai Dishub. Ada beberapa titik (parkir liar) memang yang sudah ditunjuk sama pegawai Dishub," pungkasnya.(*)

Penulis: muh radlis
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved