Melalui Pagelaran Ketoprak, Bawaslu dan Unnes Ajak Generasi Muda Tak Golput

Bawaslu Kota Semarang dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar pagelaran Ketoprak mengajak anak muda tidak golput.

Melalui Pagelaran Ketoprak, Bawaslu dan Unnes Ajak Generasi Muda Tak Golput
TRIBUN JATENG/AKBAR HARI MUKTI
Pertunjukkan Ketoprak di Kampung Budaya Unnes, Semarang, Senin (11/3/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemilu tinggal sebentar lagi. Mengajak generasi milenial untuk tak golput, Bawaslu Kota Semarang dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar pagelaran Ketoprak, di Kampung Budaya Unnes, Semarang, Senin (11/3/2019) malam.

Pertunjukkan Ketoprak itu mengambil lakon Warta Rewa. Para pemain ketoprak ialah anggota Bawaslu Kota Semarang dan dosen serta mahasiswa Unnes.

Panitia kegiatan, Dhoni Zustiyantoro menuturkan ketoprak mengambil lakon Warta Rewa.

Lakon itu berisi ajakan menghindari kabar bohong (hoaks), dan mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya.

Lakon disutradarai oleh seniman Kota Semarang, Sri Paminto.

Bawaslu Demak Canangkan Kampung Anti Politik Uang di Desa Botorejo Kecamatan Wonosalam

"Dalam acara yang sama disuguhkan berbagai sajian seni tradisi, yaitu gending Jawa, pembacaan geguritan (puisi Jawa), dan macapat," paparnya.

Menurut Dhoni yang juga merupakan dosen Unnes Program Studi Sastra Jawa itu, hoaks kian masif menjelang pemilu pada 17 April mendatang.

Di media sosial, menurutnya siapapun bisa berselisih dan saling hujat hanya karena berbeda pilihan politik.

Dalam cara pandang kebudayaan, hal itu memunculkan disharmoni sosial dan berpotensi merusak demokrasi yang sehat.

"Demokrasi mestinya berisi kegembiraan politik, bukan saling hujat," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: akbar hari mukti
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved