KPU Kota Semarang Belum Tentukan Nasib Caleg yang Tertangkap Karena Konsumsi Narkoba

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang belum mengambil tindakan terkait calon legislatif (Caleg) DPRD Kota Semarang dari Partai Gerindra.

KPU Kota Semarang Belum Tentukan Nasib Caleg yang Tertangkap Karena Konsumsi Narkoba
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hingga saat ini belum mengambil tindakan terkait calon legislatif (Caleg) DPRD Kota Semarang dari Partai Gerindra, Arsa Bahra Putra.

Arsa diamankan Polrestabes Semarang karena mengonsumsi narkoba beberapa waktu lalu.

Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom mengatakan, pihaknya masih menunggu keputusan hukum yang tetap atas caleg tersebut.

Pasalnya, saat ini proses hukum masih berlangsung.

Peredaran Narkoba Libatkan Mahasiswa Kian Masif, Polrestabes Semarang Sudah Ciduk Tujuh Orang

"Prosedur tentunya ada penyidikan dari kepolisian, lalu ada tindaklanjut dari lembaga hukum. Nanti jika sudah ada keputusan hukum yang sifatnya tetap, baru kami melakukan tindakan," jelas Nanda, sapaan akrabnya, Selasa (12/3/2019).

Dia menegaskan, KPU tidak bisa serta merta mencoret caleg tersebut dari daftar jika belum ada kepastian hukum.

Pihaknya baru akan melakukan pencoretan atau penandaan terhadap caleg jika nanti keputusan hukum yang tetap menyebut bahwa caleg tersebut terlibat kasus narkoba.

Tidak hanya itu, dia juga menunggu keputusan dari pihak partai politik (parpol) terkait permasalahan itu.

Dikatakannya, saat ini, nama caleg tersebut memang sudah tercantum dalam surat suara.

Sembari menunggu proses hukum, caleg tersebut akan tetap terdaftar dalam pemilihan legislatif DPRD Kota Semarang.

"Jika nanti keputusan hukum yang tetap menyebut bahwa caleg terbukti terkena kasus narkoba, maka suara tidak akan dianggap," katanya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved