Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Semarang, Barang Ditaruh di Pohon

Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang menangkap dua pemuda pengedar narkoba. Penangkapan dilakukan Selasa (5/3/2019)

Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Semarang, Barang Ditaruh di Pohon
Tribunjateng.com/Jamal A. Nashr
Dua tersangka pengedar narkoba di Mapolrestabes Semarang, Selasa (12/3/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang menangkap dua pemuda pengedar narkoba. Penangkapan dilakukan Selasa (5/3/2019).

Kedua tersangka masing-masing bernama M Dimas dan Rico Geger Prakoso (23) warga Kelurahan Sekayu Kecamatan Semarang Tengah Kota Semarang.

Rico ditangkap polisi saat melancarkan aksinya di Jalan Seroja II Kelurahan Karangkidul Kecamatan Semarang Tengah. Ia akan mengantarkan sabu namun keburu diringkus polisi.

Hasil pengembangan penangkapan Rico, polisi meringkus Dimas di Jalan Patriot 9 Kelurahan Purwosari Kecamatan Semarang Utara. Dimas ditangkap saat sedang mengkonsumsi sabu.

"Saya sebelumnya merantau menjadi kernet, sudah dua bulan nganggur. Ini baru sekali ikut, tugas saya meracik," ujar Dimas di Mapolrestabes Semarang, Selasa (12/3/2019).

Sementara itu, Rico menyebutkan mendapatkan barang haram dari seorang bernama Anton. Ia mengaku mendapat upah Rp 350 ribu setiap kantung sabu. Profesi ini telah ia jalani dua bulan terakhir.

"Tapi saya tidak kenal Anton, komunikasinya pakai telepon. Saya hanya bertugas menaruh barang nanti ada yang ngambil. Biasanya saya taruh di pohon," ungkapnya.

Wakapolrestabes Semarang AKBP Enrico Silalahi mengatakan, pihaknya kini memburu tersangka lain atas nama Anton. Sementara kqedua tersangka dijerat pasal berlapis akibat pebuatannya.

"Jadi untuk pengenaan pasal adalah 112 ayat 1, pasal 114 ayat 1 kemudian 132 Undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun," jelasnya.

Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua ponsel, tiga plastik berisi sabu seberat 2 gram, satu sepeda motor, uang Rp 95 ribu, timbangan digital, bong, isolasi dan tas pinggang. (*)

Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved