Tim Jaksa Kejari Batang Masuk Sekolah, Lakukan Penyuluhan Hukum di SMP Negeri 2 Wonotunggal

Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang melakukan penyuluhan hukum melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JSM)

Tim Jaksa Kejari Batang Masuk Sekolah, Lakukan Penyuluhan Hukum di SMP Negeri 2 Wonotunggal
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang melakukan penyuluhan hukum melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JSM) yang diikuti ratusan siswa SMP Negeri 2 Wonotunggal. 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang melakukan penyuluhan hukum melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JSM) yang diikuti ratusan siswa SMP Negeri 2 Wonotunggal.

Dalam kegiatan JSM, Jaksa mengenalkan produk hukum seperti undang-undang serta mengenal keakraban lembaga Kejaksaan dan tupoksinya di kalangan pelajar.

Kasi Intel Kejari Batang, Arfan Halim mengatakan fungsi kejaksaan selain penegakan hukum, kejari juga melakukan fungsi preventif yakni mencegah terjadinya kejahatan.

Satu di antaranya dengan melakukan penerangan hukum kepada siswa.

Beberapa yang disampaikan dalam paparan adalah potensi pelanggaran terhadap Undang undang transaksi elektronik UU ITE nomor 11 tahun 2008 yang mengatur tentang informasi serta transaksi elektronik.

“Selain itu, siswa memperoleh informasi hukum terkait kejahatan korupsi, terorisme, dan kejahatan narkoba,” jelasnya, Selasa (12/3/2019).

Plt Kepala Sekolah SMP N 2 Wonotunggal, Titi Sumarni mengatakan adanya sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kerjasama antara pihak sekolah dengan kejaksaan dalam bidang edukasi hukum.

Menurutnya, manfaat bagi para siswa bisa mengerti tentang proses penanganan kasus hukum yang ditangai oleh kejaksaan, dan paham tentang tugas-tugas kejaksaan yang tadinya belum diketahui siswa

“Siswa juga mengerti istilah-istilah dalam bidang kejaksaan dan hukum, dengan begitu harapannya bisa menumbuhkan minat siswa terhadap bidang hukum,” ujarnya.

Satu di antara siswa, Hadi Prasetyo mengatakan sosialisasi JMS mampu membuka wawasan terkait hukum.

Tidak hanya itu, dirinya juga mengerti tantangan tugas jaksa yang penuh tantangan.

“Saya dulu tidak terlalu tahu tentang kejaksaan, setelah sosialisasi ini jadi lebih mengerti. Bahkan saya senang karena para jaksa ternyata ramah-ramah,” pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved