Banding Diterima, Vonis Ahmad Dhani Jadi 1 Tahun Penjara

Pengajuan banding artis musik Ahmad Dhani terhadap vonis kasus ujaran kebencian yang menjeratnya telah dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta

Banding Diterima, Vonis Ahmad Dhani Jadi 1 Tahun Penjara
HANDOUT VIA TRIBUNNEWS.COM
Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto saat membesuk musisi Ahmad Dhani di Rutan Medaeng, Sidoarjo, Selasa (192/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Pengajuan banding artis musik Ahmad Dhani terhadap vonis kasus ujaran kebencian yang menjeratnya telah dikabulkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta, pada Rabu (13/3/2019).

Berdasarkan putusan dengan nomor 58/Pid.Sus/2019/PT.DKI, majelis hakim PT mengubah atau memangkas vonis PN Jakarta Selatan itu dari hukuman satu tahun enam bulan menjadi satu tahun penjara.

"Menerima permintaan Banding dari Penuntut Umum dan Terdakwa tersebut. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Dhani Ahmad Prasetyo alias Ahmad Dhani, oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun," tulis situs resmi Mahkamah Agung seperti dikutip Kompas.com, Rabu malam

"Menetapkan lamanya Terdakwa dalam tahanan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan," tambahnya.

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan vonis hukuman satu tahun enam bulan penjara kepada Ahmad Dhani atas kasus ujaran kebencian, Senin (28/1/2019).

Hakim menilai, Dhani melanggar Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP.

Setelah itu, tim kuasa hukum Dhani mendaftarkan banding tersebut ke pengadilan pada Kamis (31/1/2019).

Mereka menilai pertimbangan majelis hakim PN Jakarta Selatan dalam memvonis Dhani banyak kelemahannya, salah satunya tak sesuai fakta-fakta yang ada.

Dhani juga mengajukan banding karena merasa tidak melakukan ujaran kebencian. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Pengadilan Tinggi Jakarta Pangkas Vonis Ahmad Dhani

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved