Lelang Jabatan Sekda Brebes Masih Sepi Pendaftar

Pemkab Brebes membuka pendaftaran lelang terbuka untuk pengisian jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes

Lelang Jabatan Sekda Brebes Masih Sepi Pendaftar
TRIBUN BALI
Ilustrasi lelang jabatan 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Pemkab Brebes membuka pendaftaran lelang terbuka untuk pengisian jabatan Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes. Namun hingga seminggu usai pembukaan pendaftaran, belum ada satu pun orang yang mendaftar.

Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Brebes, Imam Baehaqi mengatakan, beberapa peminat sudah mendatangi kantor BKPSDMD Brebes terkait lelang jabatan tersebut. Namun, mereka baru sebatas bertanya terkait persyaratan.

"Yang datang ke panitia sudah ada, hanya sebatas tanya-tanya saja. Mereka dari kalangan PNS. Tapi sampai sekarang belum ada yang mendaftar," katanya, Rabu (13/3/2019).

Ia mengungkapkan, pendaftaran telah dibuka mulai 6 Maret lalu dan akan ditutup 19 Maret mendatang. Menurutnya, hal ini masih wajar karena masih ada waktu hingga pendaftaran ditutup.

"Biasanya kalau ada lelang seperti ini, peserta memilih jelang-jelang masa penutupan pendaftaran, mereka baru mendaftar. Dan semoga, sebelum masa penutupan pendaftaran jumlah pendaftar memenuhi syarat," ucapnya.

Ia memaparkan, syarat jumlah pendaftar lelang untuk pengisian jabatan Sekda tersebut minimal empat orang pendaftar. Jika melihat dari jumlah PNS di Pemkab Brebes yang memuhi persyaratan dalam pendaftaran yang ada, ia yakin jumlah pendaftar bisa memenuhi kuota.

"Kalau melihat jumlah PNS yang memenuhi syarat dalam pendaftaran ada sebanyak enam orang. Ini mestinya jumlahnya bisa mencukupi syarat jumlah pendaftar," paparnya.

Seperti diketahui, PNS yang ingin ikut dalam pelelangan jabatan tersebut harus terlebih dahulu melengkapi persyaratan umum dan khusus yang telah ditetapkan panitia seleksi (Pansel). Persyaratan umum meliputi berstatus sebagai PNS, berpangkat sekurang-kurangnya Pembina Tingkat I atau golongan IV/b dan lainnya.

"Sedangkan persyaratan khususnya yakni telah mengikuti dan lulus diklat kepemimpinan atau pelatihan kepemimpinan nasional tingkat II serta sekurang-kurangnya pernah menduduki dua JPT setara eselon II.b yang berbeda," pungkasnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved