Pascakericuhan di Wonosobo Ojol Tetap Beroperasi Seperti Biasa

Grab PIC Lead Satellite City Wonosob‎o, M. Nuruddin Al Madina, mengatakan saat ini para mitra ojek online (ojol) kembali beroperasi seperti bias

Pascakericuhan di Wonosobo Ojol Tetap Beroperasi Seperti Biasa
GOOGLE
Ilustrasi ojek online 

Dikatakan, dengan adanya Permenhub, diharapakan tak ada lagi benturan di lapangan antara pengemudi ojek onlien (ojol) dan pengemudi ojek pangkalan (opang). Sebab, nantinya turunan dari aturan itu akan pula mengatur ojol dan opang.

"‎Nanti dua-duanya akan mempunyai payung hukum, sehingga bisa meminimalisir perbenturan di lapangan. Terakhir, kemarin di Wonosobo itu antara ojol dan opang tawuran," kata Sigit.

Ditambahkan, dengan adanya peraturan menteri yang menjadi payung hukum, maka keduanya diakui secara sah oleh pemerintah sebagai moda transportasi umum. Sehingga, keduanya dapat dibina secara langsung oleh pemerintah, melalui instansi terkait di daerah.

"Ke depan, kami minta Pemkab atau Pemkot tak melarang satu di antara keduanya. Keduanya nanti diakui dan dibina," imbuhnya.

Sementara, menurutnya, wakil rakyat di Senayan juga sedang berusaha melakukan revisi Undang-Undang (UU) 22/2009 tentang LLAJ‎ yang tidak memasukkan kendaraan bermotor roda dua sebagai angkutan umum. Menurutnya, rencana revisi UU tersebut sudah masuk dalam agenda program legislasi nasional (Prolegnas), serta menjadi prioritas pembahasan.

"Ini menjadi prioritas untuk dibahas dan digodog, agar segera memberi kepastian hukum untuk masyarakat. Karena ternyata, moda angkutan ini memberi banyak manfaat bagi masyarakat, baik dari segi pengemudi maupun penumpang," ucapnya.

Disinggung mengenai target rampungnya revisi UU tersebut, menurut Sigit, memang membutuhkan waktu agak lama. "Mungkin akhir tahun 2020 sudah bisa selesai," kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Sebelumnya diberitakan, ‎kericuhan antara pengemudi ojek pangkalan (opang) dan ojek online (ojol) terjadi di Kabupaten Wonosobo, Senin (11/3). Akibat kericuhan yang terjadi di sekitar alun-alun tersebut, satu orang mengalami luka, satu unit sepeda motor dan dua buah helm dilaporkan rusak.

Usai kericuhan, para pengemudi ojol melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. Saat ini, kasus tersebut telah ditangani Polres Wonosobo.‎ (yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved