Psikolog : Caleg Harus Perkuat Mental untuk Antisipasi Depresi Bila Gagal

Dekan Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM), DR Rini Sugiarti SPsi MSi menilai bahwa upaya untuk memenangkan pemilu dari para caleg bisa dilak

Psikolog : Caleg Harus Perkuat Mental untuk Antisipasi Depresi  Bila Gagal
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
ILUSTRASI stres diperankan oleh model Kota Semarang, Tiffany Mutiara 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Dekan Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM), DR Rini Sugiarti SPsi MSi menilai bahwa upaya untuk memenangkan pemilu dari para caleg bisa dilakukan dengan banyak cara.

Secara eksternal, melalui sosialisasi personal baik dengan pemasangan poster dari ukuran kecil sampai dengan semaksimal mungkin. Sosialisasi juga bisa dilakukan dengan memperkenalkan diri dan menarik simpati dengan berbagai visi misi dan janji ke daerah dengan harapan semakin dikenal dan pada akhirnya akan dipilih.

Menanggapi adanya fenomena para caleg yang mengunjungi tempat keramat untuk berdoa dan berziarah, alumnus Doktor Psikologi Unair Surabaya ini menilai fenomena tersebut merupakan hal yang wajar saja. Terutama kalau dicermati bahwa kultur Indonesia yang masih kuat dengan aspek spiritualitas dan religi.

Masyarakat Indonesia masih sangat percaya bahwa ada kekuatan tidak kelihatan (invisible) yang bisa menjadi sugesti untuk menguatkan mental. Berdoa dan mohon penguatan dan yang diimani adalah upaya yang baik, sepanjang yang dilakukan adalah jalur benar dan fair.

Di sisi berbeda, akan menjadi kurang pas apabila dilakukan dengan menggunakan kekuatan yang bersifat merusak, bahkan jika merusak pihak lain. Dari upaya tersebut, sebenarnya ada langkah lain untuk memenangkan pemilu yang baik juga, misalnya melalui tulisan di media sosial baik cetak maupun elektronik.

Tulisan ini selain bisa sebagai media untuk mensosialisasikan visi misi, juga bisa untuk mengajak masyarakat belajar berfikir dan menjadi lebih kritis. Sosialisasi visi misi bisa juga diunggah melalui Youtube maupun Instagram.

Dengan demikian, banyak cara cerdas yang bisa dipakai para caleg dalam pemenangan pemilu, mulai dari cara konvensional, religi spiritulitas sampai dengan memanfaatkan teknologi.

Rini Sugiarti menambahkan, secara Psikologis, paradigma keberhasilan itu bisa dilihat dari sisi kecerdasan, artinya orang cerdas lebih punya peluang besar berhasil. Dalam masyarakat dikenal dengan IQ. Kemudian muncul paradigma EQ, dimana orang berhasil jika memiliki kombinasi kecerdasan intelelektual ( IQ ) dan kecerdasan memahami diri sendiri & orang lain (EQ).

Lebih lanjut, muncul paradigma juga bahwa keberhasilan dipercayai sebagian besar orang sebagai anugerah dari yang diatas. Orang - orang spiritualis percaya bahwa dengan berdoa dan mohon penguatan, maka mereka akan lebih tenang dalam menghadapi hal-hal besar di depan.

Berdoa dan mohon penguatan ini bisa saja dilakukan di tempat khusus, misalnya di area permakaman raja atau pangeran hebat di masa tertentu. Ini hanya sebagai perantara, karena bagaimanapun juga permohonan sebaiknya tetap ditujukan kepada Tuhan Yang Maha Pemberi.

Menurutnya, menjadi caleg itu membutuhkan karakteristik kepribadian yang kuat dan tahan banting, karena tugas yang akan dihadapi sangat berat. Untuk menjadi caleg pun diperlukan persiapan yang matang, baik secara mental maupun material.

Oleh karena itu jika pada akhirnya impian untuk menjadi caleg gagal, sering terjadi mereka frustrasi dan mengarah pada depresi. Ibarat kata sudah mengorbankan banyak hal, namun impian meleset.
Ini biasa terjadi pada mereka yang tidak kuat secara kepribadian.

Oleh karena itu sejak awal berniat mencalonkan diri, persiapan yang dilakukan tidak hanya secara materi; namun penguatan kepribadian juga diperlukan baik dari diri sendiri maupun lingkungan sosial oleh pendukungnya. Bersiap menerima kekalahan dalam suatu permainan dan bisa introspeksi diri dapat menjadi kiat dalam mengantisipasi depresi bagi caleg yang gagal dalam pemenangan pemilu. (tim)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved