Breaking News:

Reskrim Polsek Mranggen Tangkap Pencuri Burung Murai Batu

Reskrim Polsek Mranggen berhasil menangkap Arief Rahman Hakim (21), akibat perbuatannya yang telah mencuri burung murai batu beserta sangkarnya

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara | Editor: m nur huda
Istimewa
Reskrim Polsek Mranggen mengamankan Arief Rahman Hakim (21), pencuri burung murai batu di Desa Sumberejo, Rabu (13/3/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Reskrim Polsek Mranggen berhasil menangkap Arief Rahman Hakim (21), akibat perbuatannya yang telah mencuri burung murai batu beserta sangkarnya di Dukuh Puro RT 3 RW 6 Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Rabu (13/3/2019).

Sebenarnya pelaku terdiri dari dua orang. Satu orang tertangkap, sementara pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

Identitas pelaku yang tertangkap yaitu Arief Rahman Hakim (21), beralamat di Jalan Rayung Kusuman VII Desa Mranggen, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Seorang saksi mata, Siswanti, mengatakan kejadian bermula pada saat dirinya sedang membuat kandang ayam di depan rumah. Kemudian, ada dua orang laki-laki mengendarai sepeda motor datang menanyakan alamat dan meminta plastik kresek.

"Saya masuk ke dalam rumah mengambil plastik kresek, setelah saya keluar, dua orang laki-laki tersebut sudah tidak ada. Burung murai batu beserta sangkar milik korban yang digantung di pohon mangga sudah tidak ada,"ujarnya.

Kemudian, dirinya memberitahu korban yang berada di dalam kamar, selanjutnya korban keluar untuk mengejar kedua pelaku.

Sesampainya di sawah Desa Banyumeneng, satu orang pelaku berhasil diamankan oleh korban sedangkan pelaku lainnya berhasil melarikan diri. Kemudian pelaku dan barang bukti diserahkan ke Polsek Mranggen.

Pelapor sekaligus korban yaitu Agung Prasetyo (28), laki-laki, swasta, islam beralamat di Dukuh Puro RT 3 RW 6 Desa Sumberejo, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak.

Kapolsek Mranggen AKP Son Haji mengatakan petugas mengamankan barang bukti satu buah sangkar burung gantung bentuk bulat merk Oriq Jaya, satu ekor burung murai batu dan satu unit sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi H-4504-RP.

"Pencurian burung ini masuk kedalam Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 7 tahun,"ungkapnya. (agi)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved