Ribuan Botol Digilas Stoomwall, Hasil Operasi Satpol PP Kendal Selama Empat Bulan

Ribuan botol miras hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) Satpol PP Kendal selama empat bulan terakhir dimusnahkan pada Kamis (14/3/2019).

Ribuan Botol Digilas Stoomwall, Hasil Operasi Satpol PP Kendal Selama Empat Bulan
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Ribuan miras digilas menggunakan stoomwall di sekitar Alun-Alun Kabupaten Kendal, Kamis (14/3/2019). Itu dilakukan sekaligus sebagai bagian perayaan HUT ke 69 Satpol PP, HUT ke 57 Linmas, dan HUT ke 100 Damkar di Kabupaten Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Ribuan botol miras hasil operasi penyakit masyarakat (pekat) Satpol PP Kendal selama empat bulan terakhir dimusnahkan pada Kamis (14/3/2019).

Total ada 6.749 botol miras berbagai ukuran dan serta 1.470 liter oplosan yang dimusnahkan dengan cara digilas menggunakan stoomwall di sekitar Alun-Alun Kabupaten Kendal.

Itu dilakukan sekaligus sebagai bagian perayaan HUT ke 69 Satpol PP, HUT ke 57 Linmas, dan HUT ke 100 Damkar.

Selain pemusnahan, dalam perayaan tersebut, petugas dari Satuan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal juga menampilkan simulasi penyelamatan korban dan pemadaman mobil terbakar.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kendal, Toni Ari Wibowo mengatakan, menyita dan memusnahan miras merupakan bentuk lain ketegasan pemerintah dalam penegakan Perda Kabupaten Kendal Nomor 4 Tahun 2009 tentang Minuman Keras.

"Operasi ini kami lakukan selama empat bulan, kami menyasar daerah-daerah yang sering dijadikan tempat untuk menjajakan maupun pesta miras," ujarnya.

Selain itu menurutnya, razia yang dilakukan juga dapat mengurangi angka tindak kriminalitas yang dipicu pengaruh alkohol.

"Untuk penjual juga telah kami proses dan sidangkan untuk mendapatkan sanksi," jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kendal Mirna Annisa berharap agar Satpol PP, Pemadam Kebakaran, serta Linmas menjadi lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya.

Menurutnya ketiga elemen itu merupakan lini terdepan dari pemerintah daerah dalam membantu dan menciptakan rasa aman serta ketentraman masyarakat.

"Ini merupakan progress baik dari Satpol PP yang tegas, menegakkan perda miras karena selama ini Kendal sering kecolongan," jelasnya. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved