Breaking News:

Ingin Beli Rumah Subsidi di Pinggiran Kota? Perhatikan Faktor Penting Ini

Rumah subsidi biasanya berada di daerah pinggiran kota tetapi sebelum membeli rumah maka wajib perhatikan akses transportasinya.

Editor: suharno
ISTIMEWA
Foto udara: Pengembangan rumah bersubsidi Bancar Residence 1 di Tampingan Kecamatan Boja Kabupaten Kendal. 

TRIBUNJATENG.COM - Usaha pemerintah untuk membangun perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) terus dilakukan.

Termasuk mengatasi masalah kekurangan hunian (backlog) yang dikalim mencapai 7,6 juta unit rumah.

Salah satunya melalui Program Sejuta Rumah.

Masyarakat MBR mendapat kesempatan untuk memiliki rumah dengan harga terjangkau, dan layak huni.

Namun Program Sejuta Rumah bukannya tidak ada masalah.

Problem yang sering dirasakan MBR yaitu jauhnya lokasi perumahan dari pusat perekonomian di kota besar, terutama di Jakarta.

Kendati banyak MBR tinggal di wilayah pinggiran kota, tetapi mereka bekerja, dan mencari nafkah di pusat kota sehingga harus melakukan perjalanan ulang alik setiap hari.

"Rumah MBR itu salah satu kelemahannya di pinggiran kota, jadi perlu ongkos transportasi yang lebih banyak," ucap pengajar dan pengamat perumahan dari Universitas Tarumanegara Suryono Herlambang, kepada Kompas.com, Rabu (13/3/2019).

Di Pasuruan Ternyata Ada Perumahan Khusus Janda, Gratis Tapi Ada Syaratnya

Menurut dia, seharusnya pemerintah menyediakan transportasi umum dari pinggiran kota ke pusat kota.

Misalnya bus dan angkutan kota yang biayanya terjangaku serta jadwal keberangkatannya teratur.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved