Universitas Ngudi Waluyo Terima Tiga SK Program Studi Baru

Tiga prodi baru ialah Program Profesi Pendidikan Profesi Bidan, Program Diploma Empat Akuntansi Perpajangan, dan Program Sarjana Ilmu Keolahragaan

Universitas Ngudi Waluyo Terima Tiga SK Program Studi Baru
TRIBUN JATENG/AMANDA RIZQYANA
Penyerahan SK di aula Gedung Kampus Universitas Ngudi Waluyo, Jumat (15/2/2019), antara Sekretaris Direktorat Jendral Kelembagaan Iptek Dikti, Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Ph. kepada Rektor Universitas Ngudi Waluyo Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Universitas Ngudi Waluyo terima tiga Surat Keputusan (SK) dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) pembukaan tiga program studi (Prodi) baru.

Tiga prodi baru tersebut ialah Pendidikan Profesi Bidan - Program Profesi, Akuntansi Perpajakan - Program Diploma Empat, dan Ilmu Keolahragaan - Program Sarjana.

Penyerahan SK di lakukan di Aula Gedung Kampus Universitas Ngudi Waluyo pada Jumat (15/2/2019) siang antara Sekretaris Direktorat Jendral Kelembagaan Iptek Dikti, Dr. Ir. Agus Indarjo, M.Ph. kepada Rektor Universitas Ngudi Waluyo, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum.

Agus mengatakan, Kemenristekdikti sudah memberikan persyaratan yang cukup ketat bagi perguruan tinggi yang mengusulkan prodi baru.

Pengusulan prodi baru setiap tahunnya hanya meloloskan 10-15% proposal yang masuk.

Menurut Agus, Universitas Ngudi Waluyo telah melihat secara menyeluruh kriteria yang menjadi persyaratan kelayakan usulan prodi baru dan sudah dipahami oleh Rektor, Wakil Rektor, dan dukungan semua pihak.

"Walaupun itu sulit, tetapi dengan memahami kriteria, instrumen pengajuan prodi baru yang dapat diakses dan dilamar secara online, proposal tersebut akhirnya kita koreksi di Jakarta secara Desk Evaluasi dan akhirnya memang benar Universitas Ngudi Waluyo bersungguh-sungguh memahami apa itu Tri Dharma dan pengembangan perguruan tinggi," terang Agus.

Selain memberikan selamat dan apresiasi atas disahkannya tiga prodi baru Universitas Ngudi Waluyo, Agus juga mengatakan Universitas Ngudi Waluyo dapat mengajukan program studi vokasi.

Prodi vokasi boleh dilakukan pendidikan tinggi vokasi, boleh dilakukan pendidikan tinggi akademik, boleh Politeknik, boleh dilaksanakan universitas.

"Universitas Ngudi Waluyo sebagai universitas di Kabupaten Semarang yang memiliki kewenangan kebutuhan bahwa vokasi kebutuhan masyarakat, khususnya lapangan pekerjaan itu terbuka dan tersedia, silahkan universitas itu untuk mengusulkan prodi vokasi," tutur Agus.

Halaman
123
Penulis: amanda rizqyana
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved