Canangkan Zona Integritas, Wali Kota Salatiga Berharap Tidak Sebatas Seremoni

Komitmen bersama untuk membangun wilayah yang terbebas dari korupsi, nepotisme dan juga gratifikasi terus diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga

Canangkan Zona Integritas, Wali Kota Salatiga Berharap Tidak Sebatas Seremoni
TRIBUNJATENG.COM/M NAFIUL HARIS
Wali Kota Salatiga melakukan penandatanganan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi di halaman Pemkot Salatiga, Senin (18/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Komitmen bersama untuk membangun wilayah yang terbebas dari korupsi, nepotisme dan juga gratifikasi terus diupayakan Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga.

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, di era pemerintahannya sekarang kembali dicanangkan zona integritas dan dilakukan upaya peningkatan kapasitas akuntabilitas organisasi.

"Dengan begitu saya berharap pemerintahan yang bersih dan bebas KKN di mana mampu meningkatkan pelayanan publik dapat terwujud," terangnya kepada Tribunjateng.com, seusai pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2019 di halaman Pemkot Salatiga, Senin (18/3/2019).

Menurut Yuliyanto, pencanangan itu sebagai bukti pemerintah Salatiga memiliki komitmen bersama untuk membangun wilayah yang terbebas dari korupsi, nepotisme dan juga gratifikasi.

Ia berharap pencanangan tersebut bukan sekedar seremonial tetapi harus benar-benar dijiwai dan diimplementasikan seluruh pegawai pemerintahan Kota Salatiga.

"Untuk itu saya minta kepada segenap SKPD untuk membuat rencana tindak lanjut, berupa program inovasi perubahan. Agar pelayanan kepada masyarakat semakin prima, efektif, efisien dan tentu saja bebas dari pungli, bebas dari gratifikasi, dan tanpa diskriminasi," katanya

Yuliyanto menegaskan Pemkot Salatiga diharap mampu menjadi kota yang zero tolerance terhadap praktik-praktik penyimpangan dan korupsi.

Pada kesempatan tersebut, dilangsungkan pula penyerahan penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Kota Salatiga Tahun 2018 yang mendapatkan nilai 63,03 atau predikat B dari Kemenpan-RB.

Dikatakannya, pada tahun 2017 SAKIP Kota Salatiga mendapatkan nilai 57,74 atau predikat CC dan kali ini meningkat menjadi 5,29 poin dengan predikat B.

Penghargaan lain Kota Salatiga masuk pada zona hijau dan berada pada peringkat ke-5 dengan nilai 92,27. Predikat Kepatuhan Tinggi 2018 terhadap Standar Pelayanan Publik dari Lembaga Ombudsman RI.

"Dua penghargaan tersebut membuktikan Salatiga mampu menerapkan standar pelayanan publik yang baik kepada warganya. Dan capaian itu semoga terus dapat ditingkatkan," pungkasnya.(ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved