Facebook Hapus Jutaan Video Teror Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru
Facebook terus melakukan penghapusan video penembakan di masjid Selandia Baru yang disiarkan secara langsung oleh pelaku.
TRIBUNJATENG.COM - Facebook terus melakukan penghapusan video penembakan di masjid Selandia Baru yang disiarkan secara langsung oleh pelaku.
Seperti yang diketahui, setelah tragedi berdarah pada Jumat lalu, video tersebut menyebar di media sosial dan grup percakapan.
Dilansir dari voaindonesia.com, Mia Garlick, juru bicara Facebook di Selandia Baru, mengatakan bahwa ia dan timnya sedang berusaha keras untuk menghapus video penembakan. Baik yang versi asli maupun yang sudah diedit.
Hal ini dilakukan untuk menghormati korban dan keluarganya, juga agar tidak memicu tindak kekerasan serupa.
“Kami terus bekerja sama dengan polisi Selandia Baru. Kami melakukan hal itu untuk menghormati semua orang yang terkena dampak tragedi ini dan juga karena keprihatinan yang dinyatakan oleh para pejabat lokal,” papar Mia, dikutip dari VOA Indonesia.
Facebook mengatakan, dalam kurun waktu 24 jam setelah penembakan, mereka telah menghapus 1,5 juta video penembakan tersebut.
Selain itu, situs jejaring sosial tersebut juga membatalkan 1,2 juta video yang belum sempat diunggah di aku pengguna Facebook.
Diketahui bahwa saat melakukan penembakan massal di Christchurch, Brenton Tarrant (28), menyiarkan secara langsung aksinya selama 17 menit. Ia memanfaatkan kamera Go-Pro yang dipasang pada helmnya. (Gita Laras Widyaningrum/NGI/VOA)
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Jutaan Video Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru Dihapus Facebook
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rekaman-itu-diduga-disia.jpg)