KPU Temanggung: Tak Ada WNA Terselip di DPT Pemilu 2019

Di Kabupaten Temanggung terdapat beberapa warga negara asing (WNA) yang mempunyai kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

KPU Temanggung: Tak Ada WNA Terselip di DPT Pemilu 2019
yayan isro
Ketua KPU Temanggung, M Yusuf Hasyim 

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎‎Di Kabupaten Temanggung terdapat beberapa warga negara asing (WNA) yang mempunyai kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).

Namun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Temanggung memastikan tak ada WNA yang terselip dalam daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan Presiden (Pipres) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg) yang digelar serentak pada 17 April 2019 mendatang.

"Informasi kami, setidaknya memang ada lima ‎WNA yang mempunyai e-KTP, tapi telah kami sisir berulang tak ada yang masuk dalam DPT," kata Ketua KPU Temanggung M Yusuf Hasyim, Senin (18/3/2019).

Disampaikannya, kendati jumlahnya tak signifikan, pihaknya tetap mengawasi keberadaan lima WNA tersebut.

Menurut dia, jangan sampai ada isu-isu yang tak bertanggungjawab yang menyebut ada WNA ber-KTP elektronik turut mencoblos.

"Sebab, mereka tak mempunyai hak pilih. Yang punya hak pilih adalah warga negara Indonesia (WNI)," tegasnya.

Karena itu, sambung dia, pihaknya mengingatkan kepada jajaran penyelenggara pemilu hingga di tingkat terbawah di tempat pemungutan suara (TPS), yakni kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS)‎, untuk selalu mentaati aturan sedetail-detailnya.

Jangan sampai ada oknum yang mencoba memanfaatkan celah melalui daftar pemilih khusus (DPK) dan daftar pemilih tambahan (DPTb).

"Kalau mau berbuat curang hanya akan datang ke TPS dengan DPK, memanfaatkan kelengahan KPPS. Namun, kami yakin KPPS tetap akan mengecek KTP mereka dan hal ini akan kami sampaikan ke TPS yang ada WNA-nya tersebut‎," ucapnya. (Yayan Isro' Roziki)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved