Manjakan Penumpang, Bersama Nestle Luncurkan Program 'Grab Jajan' di Jateng

Grab bekerja sama dengan Nestle luncurkan program "Grab Jajan" di Semarang, Jawa Tengah.

Manjakan Penumpang, Bersama Nestle Luncurkan Program 'Grab Jajan' di Jateng
Tribun Jateng/ Desta Leila Kartika
Foto acara grand launching program "Grab Jajan" berlangsung di Kantor Nestle, jl. Pandanaran Semarang, Selasa (19/3/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Desta Leila Kartika

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Grab bekerja sama dengan Nestle luncurkan program "Grab Jajan" di Semarang, Jawa Tengah.

Grab Jajan memberikan kemudahan bagi pelanggan Grab Car, karena dapat membeli produk minuman Nestle dan melakukan transaksi pembayaran non tunai menggunakan OVO, serta menikmati Cashback.

Bertempat di Kantor Nestle Semarang, acara peluncuran program Grab Jajan dihadiri oleh 50 mitra pengemudi Grab Car pertama yang terpilih, untuk mendapatkan fasilitas mesin pendingin yang disediakan khusus oleh Nestle.

City Manager Grab of Central Java, Abriyani Muharomah mengatakan, program Grab Jajan ini sejalan dengan visi Grab untuk menjadi everyday super app terkemuka, dengan memberikan lebih banyak layanan dan kemudahan bagi pelanggan serta mitra pengemudi.

Melalui program ini, harapannya dapat meningkatkan pengalaman pelanggan yang akan membuat mereka lebih dekat dengan beragam layanan dan bisnis yang menarik minat mereka.

"Lewat Grab Jajan ini, kami dapat memberikan berbagai manfaat khususnya kepada mitra pengemudi untuk mendapat penghasilan tambahan setiap bulan, serta bagi Nestle untuk meningkatkan jejak digital menjangkau audiens lebih luas," ungkap Abriyani, pada Tribunjateng.com, Selasa (19/3/2019).

Adapun program Grab Jajan akan berlangsung mulai 19 Maret 2019 dan menawarkan Cashback sebesar 10%, saat melakukan transaksi non-tunai dengan OVO. Pada awal periode, setiap mitra pengemudi akan mendapat 10 produk Nestle yang tersedia di dalam mobil masing-masing.

Pada kesempatan ini, Abriyani menjelaskan, Grab merupakan starup decacorn pertama di Asia Tenggara, dan menawarkan layanan ride-hailing, pengataran makanan, pengataran barang, pembayaran digital, serta hiburan bagi jutaan penduduk Indonesia.

"Grab hadir di 222 kota di Indonesia, di mana Grab melayani kebutuhan masyarakat Tanah Air dari Sabang sampai Merauke. Selain itu, kami juga sudah memberdayakan lebih dari 5 juta wirausahawan mikro melalui platformnya," jelas dia.

Menurut Abriyani, pada tahun 2018 Grab memegang 60% pangsa pasar transportasi roda dua dan 70% pangsa pasar transportasi roda empat di Indonesia. Bisnis Grab di Indonesia berkembang pesat, dengan pendapatan dua kali lipat pada tahun 2018.

"Tidak hanya transportasi, bisnis layanan pesan-antar makanan Grabfood juga berkembang pesan di Indonesia, beroperasi di 178 kota dari hanya 13 kota pada tahun sebelumnya dengan volume pengiriman tumbuh hampir 10 kali lipat pada tahun 2018," ujarnya.

Sementara itu, Regional Sales Manager Central Java Nestle, Andy Brata menambahkan, Nestle merupakan top 50 mitra terbaik Grab dan memiliki satu distributor yang memang bisa mensuplay produk ke masing-masing mitra.

Karena konsep nya mobile, jadi produk dari Nestle memang lebih ke yang ready to drink, seperti Bear brand, Milo Act Go, Nescafe latte, Nescafe coconut, Nescafe cream, dan lain-lain.

"Dengan adanya program Grab Jajan ini, diharapkan penumpang Grab bisa lebih nyaman dan mudah dari sisi payment atau mengambil barangnya. Keuntungan yang kami dapatkan terutama ekspansi dari distribusi, karena dibantu oleh top mitra Grab sebanyak 50 unit," pungkas Andy. (dta)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved