Breaking News:

Pansus DPRD Brebes Setujui Penyertaan Modal Rp 500 Juta ke Perusda Percetakan pada 2019 Ini

Perusahaan Daerah (Perusda) Percetakan dipastikan bakal mendapat suntikan dana berupa penanaman modal dari Pemkab Brebes pada 2019 ini

Ist
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Perusahaan Daerah (Perusda) Percetakan dipastikan bakal mendapat suntikan dana berupa penanaman modal dari Pemkab Brebes pada 2019 ini.

Setidaknya, Perusda Percetakan bakal digelontor modal Rp 500 juta di anggaran perubahan APBD 2019 mendatang.

Hal itu menyusul disetujuinya rancangan Peraturan Daerah (Perda) oleh tim panitia khusus (Pansus) 46 DPRD Brebes dalam rapat finalisasi yang digelar di ruang sidang Komisi 1, Selasa (19/3/2019).

Ketua Pansus Penyertaan Modal DPRD Brebes, Trisno Warsumdemah mengatakan, modal yang ditanamkan ke Perusda Percetakan sebesar Rp 500 juta merupakan tahap awal dari keseluruhan penanaman modal yang diminta sebesar Rp 5 miliar.

"Total yang diminta itu Rp 5 miliar. Tapi untuk tahap awal kami setujui untuk penanaman modal ke Perusda Percetakan Rp 500 juta pada anggaran perubahan. Nanti kita evaluasi hasilnya," kata Trisno, saat ditemui usai rapat finalisasi.

Ia menuturkan, jika penanaman modal awal tersebut berjalan baik dan dapat memacu peningkatan keuntungan yang dihasilkan dari Perusda tersebut, maka penanaman modal akan dilanjutkan pada tahun tahun selanjutnya secara multiyears.

"Modal Rp 500 juta di tahun ini nanti rencananya akan digunakan untuk pembelian sarpras berupa alat digital printing," ujarnya.

Meski Pansus 46 telah menyetujui Raperda tersebut, namun pelaksanaannya masih menunggu pengesahan Raperda untuk ditetapkan menjadi Perda Penanaman Modal dalam rapat paripurna.

Trisno menjelaskan, pihaknya menyetujui usulan penanaman modal tersebut setelah mengkaji finansial Perusda. Dikatakannya, sejak berdiri pada 2002 lalu sampai 2010, Perusda Percetakan memang selalu mengalami kerugian dalam menjalankan usahanya. Totalnya mencapai Rp 900 juta.

"Namun sejak 2011 sampai 2018, Perusda tersebut mampu survive di tengah sengitnya persaingan bisnis percetakan dengan menghasilkan laba yang ditotal mencapai Rp 500 juta. Sehingga, kerugian Perusda secara akumulatif tersisa Rp 400 juta," paparnya.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved