Piala Presiden 2019

Walau Kecewa, Manajemen PSIS Apresiasi Perjuangan Anak Asuh Jafri Sastra di Piala Presiden

Bermodalkan status tuan rumah, PSIS tertahan di babak penyisihan dengan finis di peringkat tiga klasemen akhir Grup C Piala Presiden 2019

Walau Kecewa, Manajemen PSIS Apresiasi Perjuangan Anak Asuh Jafri Sastra di Piala Presiden
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra berfoto bersama para pemain setelah menjalani latihan di Stadion Gemilang, Magelang (15/3/2019), jelang menghadapi PSM Makassar di Grup C Piala Presiden 2019. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang gagal memenuhi target lolos ke babak delapan besar Piala Presiden 2019.

Bermodalkan status tuan rumah, PSIS tertahan di babak penyisihan dengan finis di peringkat tiga klasemen akhir Grup C.

General Manager PSIS, Wahyu "Liluk" Winarto mengaku manajemen Mahesa Jenar cukup kecewa dengan gagalnya PSIS lolos ke babak delapan besar.

Kendati demikian, Liluk tetap memberi apresiasi terhadap perjuangan Claudir Marini Junior dkk. Pria yang akrab disapa Bos L ini menilai pemain PSIS menunjukka perkembangan positif.

"Ya tentunya apa yang kita targetkan tidak tercapai. Tentunya sedikit kecewa. Tapi sebetulnya dari segi permainan sih, anak-anak sudah menunjukkan peningkatan," kata Liluk saat di temui Tribunjateng.com di Semarang, Selasa (19/3/2019).

Menurut dia, PSIS hanya kurang beruntung sebab gagalnya PSIS disebabkan kalah head to head dengan dua tim pesaing, Kalteng Putra dan Persipura Jayapura.

Dua tim tersebut bersama PSIS Semarang meraih poin yang sama di Grup C. Yaitu enam poin. Namun, hanya Kalteng Putra yang lolos ke babak delapan besar Piala Presiden.

"Sebetulnya kita tidak lolos karena kita kalah agregat. Artinya, tiga tim itu kan sama poinnya. Hanya saja kita kalah head to head," jelasnya.

Liluk mengatakan, Rabu (20/3) besok, manajemen bersama tim pelatih akan mengadakan pertemuan. Ia menyebut, pihaknya bakal menggelar evalausi secara menyeluruh. Tidak hanya evaluasi atas hasil yang di dapat di Piala Presiden, namun juga hasil evaluasi dari turnamen yang diikuti PSIS sebelumnya. Yaitu Piala Indonesia 2018.

"Sebetulnya anak-anak sudah ada peningkatan bagus sampai di laga kemaein kita ketemu PSM. Tapi memang masih butuh banyak pembenahan, dan evaluasi," katanya.

"Kita akan mengadakan evaluasi Rabu besok. Evaluasi secara keseluruhan terkait Piala Presiden dan Piala Indonesia dan membahas soal program tim kedepan. Langkah-langkah apa yang harus kami lakukan," jelas Liluk.

Dalam rapat evaluasi bersama tim pelatih besok, tidak menutup kemungkinan PSIS juga bakal membahas mengenai penambahan pemain baru.

"Kemungkinan ada rencana untuk menambah pemain. Makanya kita mau mendengarkan dulu hasil evaluasi dari tim pelatih terkait turnamen kemarin. Apa kekurangannya, apa kelebihannya, apa pembenahannya, posisi dimana saja, kita akan mendengarkan dulu evaluasi dari pelatih," kata Liluk.

Disamping itu, rspat evaluasi nantinya sekaligus membahas penambahan pemain asing slot asia guna menambah kekuatan tim. Sejauh ini PSIS baru memiliki tiga nama pemain asing yabg resmi diikat kontrak. Yaitu Ibrahim Conteh berposisi gelandang asal Dierra Leone, dan duo Brasil Wallace Costa (stopper), dan Claudir Marini Junior (Striker).

"Termasuk juga slot asia, artinya posisi apa yang dibutuhkan coach untuk slot asia itu kita ingin dengar dari pelatih, seperti apa," pungkasnya.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved