Link Live Streaming Mata Najwa Trans7 Rabu 20 Maret 2019 Jam 20.00 WIB: Transaksi Haram Politik

Link live streaming Mata Najwa Trans7 Rabu 20 Maret 2019 pukul 20.00 WIB.Mata Najwa mengangkaty tema 'Transaksi Haram Politik'.

Link Live Streaming Mata Najwa Trans7 Rabu 20 Maret 2019 Jam 20.00 WIB: Transaksi Haram Politik
YOUTUBE/NAJWASHIHAB
Mata Najwa 

TRIBUNJATENG.COM- Link live streaming Mata Najwa Trans7 Rabu 20 Maret 2019 pukul 20.00 WIB.

Mata Najwa mengangkaty tema 'Transaksi Haram Politik'.

Hal tersebut Dilihat TribunhJateng.com, melalui akun Instagram @matanajwa pada Rabu (20/3/19).

Tema tersebut diangkat usai Mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy terkena OTT KPK di Jawa Timur, Jumat (15/3/19).

"Kasus dugaan suap jual beli jabatan yang menyeret Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy menambah daftar ketum partai politik yang terjerat kasus korupsi. Sejauh ini, sudah 5 ketum yang terjerat KPK.

Data @KPK_RI menunjukkan kasus korupsi anggota DPR & DPRD yang diusung parpol dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat. Sepanjang 2018 saja, setidaknya ada 103 wakil rakyat jadi aktor kasus korupsi. Praktik korupsi dan parpol terkait satu sama lain?

Perilaku korup politikus terus saja terjadi, kader-kader parpol terus terciduk KPK, bagaimana integritas dan komitmen parpol dalam memberantas korupsi di negeri ini? Apa hukuman bagi parpol jika terbukti ada aliran uang haram yang masuk ke kas mereka?," tulis akun Mata Najwa.

Diketahui, Mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy terkena OTT KPK, di Jawa Timur, Jumat (15/3/2019).

Saat itu, Rommy bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur Haris Hasanuddin, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik M Muafaq Wirahadi.

Kemudian asisten Romy, Amin Nuryadin, calon anggota DPRD Kabupaten Gresik dari PPP, Abdul Wahab, dan sopir dari Muafaq serta Abdul berinisial S.

"Tim KPK mendapatkan informasi bahwa sekitar pukul 07.00 WIB, Jumat 15 Maret 2019 akan ada penyerahan uang dari MFQ (Muafaq) ke RMY (Romahurmuziy) di Hotel Bumi Surabaya," kata Laode dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Setelah tim mendapatkan bukti adanya dugaan penyerahan uang, pada pukul 07.35 WIB, KPK mengamankan Muafaq bersama Abdul dan sopirnya di Hotel Bumi Hyatt, Surabaya.

"Dari MFQ tim mengamankan uang Rp 17,7 juta dalam amplop putih," kata Laode.

Setelah itu, tim mengamankan Amin yang telah memegang sebuah tas kertas tangan dengan logo salah satu bank BUMN yang berisikan uang Rp 50 juta.

"Selain Itu, dari ANY juga diamankan uang Rp 70.200.000 sehingga total dari ANY diamankan Rp 120.200.000," ujar dia.

Tim KPK kemudian mengamankan Romahurmuziy di sekitar hotel pada pukul 07.50 WIB.

Pada pukul 08.40 WIB, tim KPK mengamankan Haris di kamar hotel.

KPK menyita uang dari Haris sekitar Rp 18,85 juta.

Kemudian, mereka dibawa ke Mapolda Jawa Timur untuk diperiksa.

Setelah itu, mereka diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

Dalam kasus ini, Romy diduga sudah menerima uang dengan total Rp 300 juta dari Haris dan Muafaq secara bertahap.

Uang itu diduga sebagai komitmen kepada Romy untuk membantu keduanya dalam seleksi jabatan di wilayah Kemenag Jawa Timur.

Pada waktu itu Haris melamar posisi Kakanwil Kemenag Jawa Timur.

Sementara itu, Muafaq melamar posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik.

Romahurmuziy atau yang akrab disapa Romi itu dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak PIdana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Sedangkan Muafaq Wirahadi dan Haris Hasanuddin disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf atau huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berikut link live streaming Mata Najwa:

link 1 di sini

link 2 di sini

link 3 di sini

Penulis: Wahyu Ardianti Woro Seto
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved