Breaking News:

Pilpres 2019

Masih Sebulan, Ini Perbandingan 3 Lembaga Survei pada Elektabilitas Capres-Cawapres

Berikut ini adalah dinamika elektabilitas capres-cawapres Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandiaga menurut 3 lembaga survei

Editor: m nur huda
KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO
Calon Presiden Nomor Urut 1, Joko Widodo dan no urut 2, Prabowo Subianto berforto bersama usai Debat Kedua Calon Presiden, Pemilihan Umum 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019). 

Namun sejatinya jarak elektabilitas keduanya semakin tipis yaitu 11,8 persen.

Ini bisa dibandingkan dengan survei Litbang Kompas sebelumnya pada Oktober 2018.

Perolehan suara keduanya masih berjarak 19,9 persen.

Saat itu, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 52,6 persen, Prabowo-Sandiaga 32,7 persen, dan 14,7 responden menyatakan rahasia.

Peneliti Litbang Kompas, Bambang Setiawan mengatakan jika dibandingkan dengan survei sebelumnya, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf mengalami penurunan sedangkan Prabowo-Sandiaga sebaliknya.

"Selama enam bulan, elektabilitas Jokowi-Amin turun 3,4 persen dan Prabowo-Sandi naik 4,7 persen," tulis Bambang.

Adapun, survei dilakukan melalui wawancara tatap muka dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak melalui pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi di Indonesia, dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dan margin of error +/- 2,2 persen.

2. SMRC

Sementara itu menurut hasil survei SMRC, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf berada pada angka 57,6 persen. Sedangkan Prabowo-Sandiaga sebesar 31,8 persen.

Hasil survei Litbang Kompas, 22 Februari 2019 - 5 Maret 2019
Hasil survei Litbang Kompas, 22 Februari 2019 - 5 Maret 2019 (KOMPAS)

Ada 10,6 persen responden menyatakan tidak tahu atau rahasia.

Berbeda dengan survei Litbang Kompas, hasil survei SMRC menyebut jarak elektabilitas keduanya semakin lebar.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved