Pemilu 2019

Kapolri Keluarkan Instruksi, Polisi Dilarang Foto Acungkan Jari dan Sebar Gambar Caleg

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengeluarkan surat telegram (TR) untuk mengingatkan jajarannya agar menjaga netralitas dalam Pilpres 2019.

Kapolri Keluarkan Instruksi, Polisi Dilarang Foto Acungkan Jari dan Sebar Gambar Caleg
KOMPAS.com/Devina Halim
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat upacara peringatan HUT ke-68 Korpolairud, di Markas Korpolairud, Jakarta Utara, Senin (3/11/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengeluarkan surat telegram (TR) untuk mengingatkan jajarannya agar menjaga netralitas dalam Pilpres 2019.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan TR yang dikeluarkan memang ada yang bersifat sebagai pengingat bagi tiap personel Korps Bhayangkara. 

"Ada beberapa TR yang sifatnya mengingatkan agar setiap anggota Polri menjaga netralitas dalam kontestasi pemilu," ujar Dedi, ketika dikonfirmasi, Minggu (24/3/2019).

TR itu juga disebutnya arahan agar setiap anggota Polri terus menjaga netralitas dalam setiap tahapan Pemilu.

Termasuk, kata Dedi, pada pelaksanaan kampanye terbuka yang digelar tanggal 24 Maret-13 April 2019. 

Jenderal bintang satu itu berharap nantinya TR ini membuat Korps Bhayangkara bersama komponen bangsa lainnya mampu mewujudkan Pemilu yang aman, damai dan sejuk. 

"Bersama seluruh komponen mewujudkan pemilu yang aman, damai, dan sejuk," kata dia.

Adapun dalam Surat Telegram bernomor STR/126/III/OPS.1.1.1./2019 tertanggal 18 Maret 2019 dan ditandatangani Kapolri itu, terdapat 14 poin untuk menjaga perilaku netralitas. 

Poin-poin tersebut antara lain sebagai berikut:

1. Dilarang ikut membantu mendeklarasikan capres dan cawapres serta caleg.

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved