KPU Kota Semarang Gelar Simulasi Pemungutan Suara di Gunungpati

Pemilu 2019 yang akan digelar 17 April mendatang, tinggal beberapa minggu lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang pun menggelar simulasi

KPU Kota Semarang Gelar Simulasi Pemungutan Suara di Gunungpati
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Pemilih memasukkan surat suara ke dalam kotak pada acara Simulasi Pemilu 2019 di halaman Kelurahan Gunungpati, Kota Semarang, Minggu (24/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pemilu 2019 yang akan digelar 17 April mendatang, tinggal beberapa minggu lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang pun menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati, Minggu (24/3).

Simulasi dilaksanakan sebagaimana mestinya pemilu berjalan. TPS dibuka pukul 07.00 hingga pukul 13.00.
Masyarakat datang dan melakukan pendaftaran. Lalu, mereka mengantre di tempat tunggu hingga dipanggil namanya untuk mencoblos.

Mereka mencoblos selayaknya pemilu sebenarnya. Hanya saja, surat suara yang digunakan bukan surat suara asli melainkan surat suara bersimbol angka untuk nomor urut dan gambar buah sebagai pengganti gambar partai.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, mengatakan, tujuan diadakannya simulasi ini untuk melihat gambaran pelaksanaan Pemilu yang sebenarnya dan memprediksi durasi waktu pemilihan dan penghitungan suara.

Selain itu, simulasi ini dalam rangka meminimalisir kesalahan yang bisa saja terjadi saat hari H pelaksanaan."Nanti setelah simulasi kami ada proses evaluasi, hal apa saja yang perlu ditindaklanjuti atau perbaiki ke depan sehingga ketika pelaksanaan Pemilu sebenarnya kami sudah bisa meminimalisir kesalahan yang ada," jelas Nanda, sapaan Ketua KPU Kota Semarang.

Hasil evaluasi simulasi, lanjut Nanda, akan disampaikan kepada setiap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan diteruskan kepada seluruh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Adapun alasan pemilihan tempat simulasi di TPS Kelurahan Gunungpati karena pihak KPPS di kelurahan tersebut sudah sangat siap menyambut pesta demokrasi.

"Kami sebenarnya menawarkan ke seluruh kecamatan. Setelah kami melakukan survei hasilnya jatuh ke sini (TPS Kelurahan Gunungpati)," jelasnya.

Dalam simulasi ini, Nanda juga melibatkan aparat kepolisian, PPK, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang agar mereka dapat melihat mekanisme pemilu mengingat hal ini penting untuk diketahui sehingga mereka bisa memperlakukan hal yang sama di 4.542 TPS nantinya.

"Kami berusaha menciptakan pemilu yang kondusif, semacam hajatan, datang bahagia dan pulang juga bahagia. Hasilnya bisa membahagiakan kota ini," kata Nanda.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved