WhatsApp Akan Tandai Pesan Berantai yang Sering Diforward, Ini Tujuannya

WhatsApp dikabarkan tengah menguji dua fitur baru yang berkaitan dengan fitur "Forward" atau pesan yang diteruskan

WhatsApp Akan Tandai Pesan Berantai yang Sering Diforward, Ini Tujuannya
Kompas.com
Ilustrasi WhatsAppPhoneArena Ilustrasi WhatsApp 

TRIBUNJATENG.COM - WhatsApp dikabarkan tengah menguji dua fitur baru yang berkaitan dengan fitur "Forward" atau pesan yang diteruskan.

Fitur tersebut bernama "Forwarding Info" dan "Frequently Forwarded".

Hal itu diketahui dari laporan WABetaInfo, sebuah situs populer yang kerap membocorkan fitur-fitur WhatsApp yang akan dirilis.

Berdasarkan laporan WABetaInfo, fitur "Forwarding Info" sejatinya memberikan informasi berapa kali pesan yang di-forward itu diteruskan, sebagaimana tampak pada gambar di bawah (sebelah kiri).

Informasi tersebut bisa dilihat dengan menekan pesan yang di-forward di jendela chat, kemudian menekan ikon "i" atau info di bagian kanan atas jendela chat, sama seperti ketika pengguna ingin mengetahui apakah pesan di WhatsApp sudah terbaca atau terkirim.

Perlu dicatat, untuk mengetahui berapa kali sebuah pesan diteruskan, pengguna harus mem-forward pesan yang telah diteruskan itu secara sukarela ke kontak atau grup lain. Sebab, jika yang meneruskan pesan itu bukan sang penerus, maka ikon "i" tadi tidak akan muncul.

O
GSMArena Ilustrasi Forwarded Info (kiri) dan Frequently Forwarded (kanan) di aplikasi WhatsApp

Untuk fitur kedua, yaitu "Frequently Forwarded", berfungsi untuk mengetahui informasi tambahan ketika pesan telah di-forward sebanyak lebih dari 4 kali, sebagaimana tampak pada ilustrasi gambar di atas (sebelah kanan).

Dengan begitu, pengguna bisa tahu bahwa pesan tersebut sudah diteruskan lebih dari empat kali. Perlu diketahui, ketika pesan sudah diteruskan sebanyak lima kali atau lebih, maka label "Forwarded" tidak lagi muncul, diganti label "Frequently Forwarded" ini.

Kedua fitur ini sendiri dikabarkan tengah diuji coba di aplikasi WhatsApp Android versi 2.19.80, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari GSMArena, Senin (25/3/2019).

Fitur ini belum resmi beredar untuk umum dan masih belum bisa dipastikan apakah bakal diluncurkan atau tidak. Namun, bisa dipastikan, fitur ini diuji coba WhatsApp sebagia upaya untuk menangkal penyebaran informasi palsu atau hoaks.

Halaman
12
Editor: muslimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved