Bawaslu Kota Semarang Rencanakan Penertiban Alat Peraga Kampanye Jelang Pemilu 2019

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang merencanakan untuk melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di Kota Semarang jelang Pemilu 2019.

Bawaslu Kota Semarang Rencanakan Penertiban Alat Peraga Kampanye Jelang Pemilu 2019
TRIBUN JATENG/M ZAENAL ARIFIN
Bawaslu Kota Semarang bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Satpol PP dan Dishub melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK) di Kota Semarang yang pemasangannya tidak sesuai aturan, Kamis (13/12/2018) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mendekati pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2019, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang merencanakan untuk melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) di Kota Semarang.

Hal itu diungkapkan oleh seorang anggota Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kota Semarang Oky Pitoyo Laksono usai acara Rapat Koordinasi dengan Media di Azana Hotel Airport, hari ini, Selasa (26/3/2018).

“Kami sudah adakan rapat, direncanakan dalam waktu dekat ini kami akan lakukan penertiban APK,” tuturnya kepada Tribunjateng.com.

“Memang dijadwalkan setiap bulan kami lakukan satu sampai dua kali,” lanjutnya.

Bawaslu Kota Semarang Gelar Parade Seni dengan para Disabilitas

Bawaslu Kota Semarang sendiri akan melakukan penertiban APK bersama tim gabungan, yaitu dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Satpol PP serta skateholder dan instansi lain.

Oky mengatakan, salah satu problemnya ialah terkait pengturan waktu bagi semua pihak tersebut untuk melakukan penertiban secara gabungan.

“Problemnya di tim gabungan. Kadang ada salah satu instansi yang memiliki kegiatan lain jadi kita tidak bisa berbuat banyak,” ungkapnya.

Sejauh ini, terhitung ratusan pelanggaran yang sudah terdeteksi Bawaslu Kota Semarang.

APK itu meliputi baliho, bendera dan MMT.

“Dalam masa kampanye ini, pemasangan APK juga semakin marak. Biasanya didominasi MMT yang menempel di pohon dan tiang listrik,” katanya.

Meskipun begitu, Oky memastikan tim gabungan akan segera bertindak.

“Sekitar minggu-minggu ini tim gabungan akan lakukan penertiban,” pungkasnya. (tribunjateng/rez)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved