Ingin Hapus Citra Negatif Banyumas Raya sebagai Penghasil Jamu Berbahan Kimia, BP POM Gelar FGD

FGD ini mengundang para pelaku usaha termasuk institusi pendidikan yang memiliki program studi farmasi

Ingin Hapus Citra Negatif Banyumas Raya sebagai Penghasil Jamu Berbahan Kimia, BP POM Gelar FGD
Tribun Jateng/Permata Putra Sejati
Badan POM Kabupaten Banyumas menggelar Focus Group Discusion (FGD) pengembangan dan pengawasan obat tradisional, pada Selasa (26/3/2019). 

"Melalui FGD inilah para pelaku industri dan pemerintah mencoba merubahnya. Acara FGD ini supaya mempertemukan pelaku usaha, dari organisasi profesi untuk sama-sama mengembangkan usaha obat tradisional yang aman," ujar Suliyanto selaku Kepala BPOM wilayah Banyumas kepada Tribunjateng.com, Selasa (26/3/2019). 

Melalui FGD ini juga supaya dapat mensinergikan antara pelaku usaha, dan apoteker. Sebab permasalahan yang dialami oleh para pelaku usaha adalah kesulitan dalam mencari apoteker. Sedangkan para apoteker masih ada rasa keraguan jika ingin bekerja di usaha obat tradisional. 

Padahal menurut data yang ada transaksi obat tradisional mencapai Rp 15 Triliun se-Indonesia yang sangat potensial untuk dikembangkan. Khusus untuk daerah Kabupaten Banyumas sendiri ada 100 macam produk obat tradisional yang sudah terdaftar secara resmi oleh BPOM.

Akan tetapi masih banyak juga obat-obat tradisional di luaran sana yang belum terdeteksi oleh BPOM.

"Kami mengaku kesulitan jika harus mendeteksi peredaran jamu atau obat yang ilegal. Seperti dari mana saha pasokan bahan baku tersebut. Oleh karena itu kerjasama dengan semua pihak termasuk kepolisian juga penting,"  tambah Suliyanto.

Kesulitan utamanya adalah pelaku pembuat obat atau jamu ilegal tersebut begitu pintar menghindari pengawasan petugas. Berbicara memberantas peredaran obat tradisional ilegal hampir sama sulitnya seperti peredaran narkoba. (Tribunjateng/jti)

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved